Sungai Koto Kampar Hulu Diduga Tercemar, DLH Kampar Ambil Sampel Air: Hasil Lab Ditunggu 14 Hari

Senin, 06 Juli 2026

Nusaperdana.com, Kampar - Dugaan pencemaran sungai di Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, kini ditangani Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar. Petugas telah turun ke lokasi dan mengambil sampel air untuk diuji di laboratorium.

Namun, masyarakat diminta tidak terburu-buru menarik kesimpulan. Sebab, kepastian ada atau tidaknya pencemaran masih menunggu hasil uji laboratorium.

Perwakilan DLH Kabupaten Kampar, Rinal, mengatakan sampel air yang diambil dari lokasi saat ini masih dalam proses pemeriksaan.

"Itu (sampel air) dimasukkan ke laboratorium dulu," kata Rinal saat dikonfirmasi, Senin (6/7/2026).

Rinal menjelaskan proses pengujian membutuhkan waktu karena harus melalui sejumlah tahapan analisis sesuai standar laboratorium.

"Hasilnya kan sedang diuji di lab. Itu 14 hari kerja kalau paling cepatnya," ujarnya.

Dugaan pencemaran mencuat setelah warga melaporkan perubahan kondisi air sungai yang dinilai tidak seperti biasanya. Informasi tersebut kemudian menjadi perhatian masyarakat yang meminta pemerintah segera mengusut penyebab perubahan kualitas air.

Meski demikian, DLH Kampar menegaskan belum dapat menyimpulkan adanya pencemaran sebelum hasil laboratorium diterima. Hasil uji tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk mengidentifikasi penyebab perubahan kondisi air apabila memang ditemukan adanya pencemaran.

Masyarakat kini menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang diharapkan dapat memberikan kepastian sekaligus menjawab keresahan warga terkait kondisi Sungai Koto Kampar Hulu.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pengujian sampel air masih berlangsung di laboratorium, sementara DLH Kabupaten Kampar menyatakan akan menyampaikan hasilnya kepada publik setelah seluruh tahapan pemeriksaan selesai.