INDRAGIRI HILIR- Di hamparan lahan seluas 1,5 hektare di Desa Air Tawar, Kecamatan Kateman, bulir-bulir jagung yang menguning menjadi penanda sebuah ikhtiar bersama. Dari tangan petani dan pendampingan berbagai pihak, sekitar 2 ton jagung hibrida berhasil dipanen, Rabu (19/8/2026).
Panen Jagung Kuartal III Tahun 2026 tersebut dilaksanakan Polsek Kateman, Polres Indragiri Hilir, Polda Riau, bersama Kelompok Tani Rimba Sari di Jalan Tata Batas Parit Baru RT 16 RW 06, Dusun Benut, Desa Air Tawar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden RI, khususnya upaya memperkuat ketahanan pangan dan mendorong percepatan swasembada pangan hingga ke tingkat desa.
Panen dipimpin langsung Kapolsek Kateman Kompol Bachtiar, S.H., M.H., bersama unsur pemerintah desa, TNI, penyuluh pertanian, BUMDes, kelompok tani serta pihak swasta.
Dari lahan milik Kelompok Tani Rimba Sari seluas kurang lebih 1,5 hektare, panen kali ini menghasilkan sekitar 2.000 kilogram jagung hibrida.
Bagi masyarakat setempat, hasil tersebut bukan sekadar angka. Panen menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian pangan dari desa dengan memanfaatkan potensi lahan serta memperkuat kolaborasi antara petani, pemerintah dan aparat keamanan.
“Ini bukan hanya panen jagung, tapi panen semangat. Polri ingin memastikan program ketahanan pangan berjalan sampai ke desa-desa. Kami hadir bersama petani, bukan hanya menjaga keamanan,” ujar Kompol Bachtiar di sela kegiatan.
Pernyataan itu menggambarkan peran kepolisian yang tidak hanya berkutat pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui program ketahanan pangan, jajaran Polsek Kateman ikut mendampingi masyarakat dalam mengoptimalkan potensi pertanian di wilayahnya.
Menariknya, hasil panen tidak berhenti di ladang. Jagung tersebut direncanakan akan dimanfaatkan untuk mendukung peternakan ayam petelur BUMDes Pratama Air Tawar sebagai bahan pakan ternak.
Sebagian hasil panen juga akan disiapkan kembali sebagai bibit untuk periode penanaman berikutnya. Dengan pola tersebut, hasil pertanian diharapkan dapat terus berputar dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.
Kapolsek Kateman berharap Desa Air Tawar dapat terus mengembangkan potensi pertanian sehingga secara bertahap mampu membangun kemandirian pangan.
“Dengan adanya panen ini, kami berharap Desa Air Tawar bisa menjadi contoh desa mandiri pangan. Ke depan kami akan terus kawal dan dampingi kelompok tani,” kata Bachtiar.
Panen tersebut turut dihadiri PS Kanit Binmas Aiptu Fany H, PS Kanit Propam Bripka Satria, Bhabinkamtibmas Brigadir Ichsan S, Kepala Desa Air Tawar Khalilullah Al Muharam, S.Sos., Penyuluh Pertanian Ridudi Yoresta, S.P., Babinsa Koptu Alim, Ketua BPD Ilham Tarmizi, Direktur BUMDes Pratama Marsuki, Staf Humas PT Sambu Ade Barza, perwakilan YBDA Okiel Terisman, serta Ketua Kelompok Tani Rimba Sari Sujarno bersama anggota.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa membangun ketahanan pangan membutuhkan kerja bersama. Kepolisian, TNI, pemerintah desa, petani, BUMDes, penyuluh hingga pihak swasta memiliki peran masing-masing dalam menjaga keberlanjutan program.
Bagi Polsek Kateman, sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong pemanfaatan lahan produktif, membantu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ketersediaan pangan dan pakan dari potensi lokal.
Di tengah tantangan mewujudkan swasembada pangan nasional, panen di Desa Air Tawar mungkin hanya berasal dari sebidang lahan seluas 1,5 hektare. Namun dari lahan itulah pesan sederhana tumbuh: ketahanan pangan nasional dapat dimulai dari desa, dari tanah yang digarap bersama, dan dari semangat untuk tidak membiarkan potensi daerah terabaikan.
Kegiatan panen berakhir sekitar pukul 12.20 WIB. Seluruh rangkaian berlangsung aman dan lancar dengan semangat gotong royong antara aparat dan masyarakat.