Pencarian

Harga Emas Antam Naik Rp 4.000 ke Rp 2.604.000 Per Gram, Buyback Ikut Menguat

Minggu, 13 September 2026 • 08:21:01 WIB
Harga Emas Antam Naik Rp 4.000 ke Rp 2.604.000 Per Gram, Buyback Ikut Menguat
Harga emas Antam naik Rp 4.000 menjadi Rp 2.604.000 per gram pada Sabtu (12/9/2026).

NUSAPERDANA.COM — Berdasarkan data situs resmi Logam Mulia Antam pada Sabtu pukul 09.17 WIB, harga jual emas naik dari posisi sebelumnya Rp 2.600.000 per gram. Nilai beli kembali atau buyback juga ikut terangkat Rp 4.000 menjadi Rp 2.454.000 per gram.

Dengan pergerakan tersebut, selisih antara harga jual dan buyback di Logam Mulia tercatat Rp 150.000 per gram. Angka ini menjadi acuan penting bagi investor yang mempertimbangkan keluar dari posisi emas fisik.

Rincian Harga Emas Antam per Pecahan

Antam menetapkan harga berbeda untuk setiap ukuran pecahan. Berikut daftarnya:

  • 0,5 gram: Rp 1.352.000
  • 10 gram: Rp 25.535.000
  • 1.000 gram: Rp 2.544.600.000

Pecahan kecil seperti 0,5 gram tetap menjadi pilihan populer bagi investor ritel yang ingin masuk dengan modal terbatas. Sementara pecahan 1.000 gram menyasar investor institusi atau high net worth individual.

Pergerakan Harga Sepekan dan Sebulan Terakhir

Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam di Logam Mulia bergerak di kisaran Rp 2.600.000 hingga Rp 2.670.000 per gram. Adapun dalam sebulan terakhir, rentangnya lebih lebar yakni Rp 2.600.000 hingga Rp 2.768.000 per gram.

Pola ini menunjukkan harga emas sedang berada di batas bawah rentang bulanan. Posisi tersebut bisa menjadi pertimbangan bagi investor yang mencermati momentum masuk.

Pegadaian Justru Turun, Kontras dengan Logam Mulia

Kondisi berbeda terjadi di Pegadaian. Harga emas Antam ukuran 1 gram di Pegadaian turun Rp 26.000 menjadi Rp 2.639.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.665.000 per gram.

Harga buyback di Pegadaian untuk ukuran yang sama juga melemah Rp 22.000 ke posisi Rp 2.386.000 per gram. Perbedaan arah ini lazim terjadi karena masing-masing institusi memiliki mekanisme penetapan harga dan stok yang berbeda.

Spread dan Pajak Jadi Pertimbangan Investor

Selisih harga jual dan buyback sebesar Rp 150.000 per gram di Logam Mulia menjadi biaya tersembunyi yang perlu diperhitungkan. Investor perlu kenaikan harga yang cukup signifikan hanya untuk mencapai titik impas.

Dari sisi perpajakan, Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34 Tahun 2017 mengatur pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,9 persen, atau 0,45 persen jika menyertakan NPWP. Transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10.000.000 dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen yang langsung dipotong dari nilai total transaksi.

Hitung-Hitungan Historis: Untung atau Rugi?

Analisis kalkulasi historis Kontan menunjukkan investasi emas batangan Antam memerlukan jangka panjang untuk mengatasi selisih spread. Investor yang membeli emas pada 12 September 2025 tercatat mengantongi potensi keuntungan 17,53 persen.

Sebaliknya, pembelian pada 12 Maret 2026 masih mencatatkan potensi kerugian 19,33 persen jika dijual kembali saat ini. Perbedaan ini menegaskan bahwa waktu masuk sangat menentukan hasil akhir investasi emas.

Sentimen Global dan Ekspektasi The Fed

Di pasar global, harga emas berdasarkan data Trading Economics berada di level 4.350,36 dollar AS per ons pada Jumat (11/9/2026). Angka tersebut menguat 0,76 persen secara harian, tetapi masih mencatatkan penurunan mingguan sebesar 1,32 persen.

Pelaku pasar masih mencermati data inflasi Amerika Serikat dan ekspektasi keputusan suku bunga The Fed. Kedua faktor ini historically menjadi pendorong utama pergerakan harga emas dunia, yang kemudian merembet ke harga domestik.

Investasi mengandung risiko.

Sumber: suaragarut.id

Follow news.nusaperdana.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks