Tinjau Ibu Kota, Presiden Resmikan Tol Balsam di Kaltim
Nusaperdana.com, Kaltim - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak ke Kalimantan Timur sekitar pukul 7.30 WIB dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur,Selasa (17/12). Dalam kunjungannya Jokowi akan meninjau lokasi ibu kota negara baru.
Jokowi terlebih dahulu akan bertemu dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat setempat. Kemudian, dia akan menuju gerbang tol Samboja untuk meresmikan ruas tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) seksi Samboja-Samarinda.
Selanjutnya, Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut akan meninjau lokasi ibu kota negara di kawasan konsesi hak pengusahaan hutan (HPH) PT ITCI, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Diketahui, turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Kalimantan Timur, yaitu Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Sebelumnya, Jokowi menjelaskan akan meninjau beberapa titik klaster pemerintahan. Jokowi menyebutkan banyak klaster yang akan dibangun di ibu kota baru tersebut, namun yang pertama akan ditentukan lokasinya adalah klaster pemerintahan.
"Ini kan banyak klaster, ada pemerintahan, klaster kesehatan, klaster inovasi, yang pertama kali harus ditentukan adalah titik klaster pemerintahan," katanya.
Dia menyebutkan di klaster pemerintahan akan dibangun istana dan kantor kementerian.
Ketika ditanya seperti apa standar kantor pemerintahannya, Presiden mengatakan akan ditentukan setelah meninjau lokasi. "Ya nanti dilihat, kalau sudah ke sana melihat, feelingnya dapat, baru nanti arsitek, urban planner, semuanya kumpul," katanya.**

Berita Lainnya
DPW Perempuan Bangsa Kepulauan Riau Resmi Dilantik, Hj. Helmiaty Basri Siap Pimpin Penguatan Peran Perempuan di Kepri
Seorang Remaja Diperkosa 27 Pria di Sampang, Komisi XIII: Kejar Seluruh Pelaku, Pastikan Korban Pulih dan Peroleh Keadilan
Kapolri Serahkan Bantuan Peralatan Karhutla di Riau, Ingatkan Ancaman El Nino dan Prioritaskan Pencegahan
Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi, Total 110 Unit Perkuat Konektivitas dan Kesejahteraan Masyarakat Riau
Komisi III DPR Minta Polri Cari Pihak Bertanggung Jawab di Korupsi Batu Bara yang Picu Blackout: Bongkar Seluruh Jaringannya!
Tragedi di Intan Jaya: Ibu Hamil Jadi Korban Tembakan, DPR Desak Investigasi Transparan
Korlantas Polri Tunda Operasi Patuh 2026, Ditlantas Polda Riau Ajak Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas
Perkuat Kedaulatan Hukum Nasional, DPR Desak RUU HPI Batasi Penggunaan Hukum Asing dalam Kontrak Bisnis