Bukannya Dijaga, Pria Bejat Ini Malah Jual Calon Istri Layani Orang Lain
Nusaperdana.com, Surabaya - Apa yang dilakukan Joko Susilo (38), warga Paulan Colomatu, Karanganyar, Jawa Tengah, sungguh keterlaluan.
Bukannya menjaga kehormatan sang kekasih yang hendak dinikahinya. Yang ada, ia justru "menjual" pacarnya agar mendapatkan uang.
Cara yang dilakukannya pun cukup keji. Yakni, dengan menawarkan layanan threesome atau bermain seks tiga orang. Ulah jahatnya itu pun terbongkar.
Bukan hanya gagal mendapatkan uang. Joko pun juga terancam gagal menikah seperti yang direncanakan.

Pasalnya, ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di tahanan.
Joko ditangkap anggota Satreskrim Polres Pasuruan pada 4 Januari 2020. Penangkapan tersebut dilakukan polisi sekitar pukul 20.00 di sebuah kamar hotel Baobab Safari Resort, Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen.
Ketika itu, Joko hendak menggelar pesta seks dengan cara threesome bersama pacarnya, SWN dan pemesan, ASN.
Wakapolres Pasuruan Kompol Hendy Kurniawan mengungkapkan, penangkapan tersangka dilakukan setelah petugas kepolisian melakukan patroli cyber.
Dalam patroli cyber itu, petugas mendapati akun tersangka yang menawarkan layanan seks bertiga.
“Mereka digerebek ketika sedang menggelar threesome di sebuah kamar hotel,” ujar perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu.**

Berita Lainnya
Semarak Idul Adha 1447 H, Kodim 0314/Inhil Potong 12 Hewan Kurban untuk Masyarakat
Idul Adha 1447 H, Arjuna Petro Gas Indonesia Bagikan Dua Sapi Qurban 120 Kg
Ditreskrimum Polda Riau Hentikan Laporan Dugaan Pengancaman terhadap Ketua IWO Riau
Desa Bukit Melintang Jadi Lokasi Penyerahan Sapi Kurban Presiden, Bobotnya Capai 923 Kg
Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora S.H, S.I.K Pimpin Gelar Apel Pengamanan Pawai Malam Takbir Idul Adha 1447 H
Diduga Tidak Memiliki SK CPP/CPPL, Pola Kemitraan KOPSA BUNDA dan PT PIS II Diminta Dievaluasi
Dukung Swasembada Pangan Nasional, Polres Rohul Pantau Perkembangan Jagung Hibrida
Dua kasus perkara berujung Restoratif Justice Kajari Rohul jangan sampai kasus terulang lagi