Cerita Nenek Penjual Sesajen yang Dibayar Pakai Uang Mainan
Nusaperdana.com - Nenek Gusti Ayu Made Suini (79) yang berjualan canang atau sesajen untuk persembahyangan ummat agama Hindu mengalami peristiwa pilu.
Ada seseorang yang membeli canangnya menggunakan uang mainan sebesar Rp 20 ribu.
Kejadian tersebut terjadi di pertigaan Banjar Dinas Kundalini, Desa Umeanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng, Bali, Jumat (10/1/2020) lalu.
"Mungkin buat kita uang Rp 20 ribu tidak besar. Tapi untuk si nenek uang tersebut sangat berarti," kata Andy Karyasa Wayan selaku relawan Bali saat dihubungi, Senin (13/1).
Andy yang sempat mengunjungi kediaman nenek itu menuturkan, bahwa peristiwa itu bermula ada seorang warga yang membeli canang sebesar Rp 15 ribu dengan menggunakan uang mainan Rp 20 ribu.
Di nenek melayani seperi biasa tanpa curiga, dan malah mengembalikan uang sebesar Rp 5 ribu.
Kemudian, sesat berlalu si nenek baru tersadar, uang yang diterimanya ternyata palsu.
"Si nenek sehari-hari biasanya mendapatkan Rp 50 ribu (dalam berdagang)," imbuh Andy.
Dalam keseharianya, si nenek memang menggantungkan hidupnya dengan berjualan canang dan menjalani hidup bersama suaminya dan dua anaknya yang berprofesi sebagai buruh.
Selain itu, dengan adanya peristiwa itu, si nenek sempat trauma dan tidak berjualan selama tiga hari.
Namun setelah dibujuk dan diberi semangat, pada Minggu (12/1) kemarin, akhirnya si nenek kembali berjualan.
"Nenek memang berasal dari keluarga kurang mampu. Jualan canang adalah mata pencarian nenek untuk sekadar bisa makan bersama keluarga," ujar Andy.**

Berita Lainnya
Humanis dan Religius, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Rangkul Warga Lewat Buka Puasa Bersama
Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Tebar Kebaikan di Ramadhan 1447 H, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Wabup Kampar Pimpin Safari Ramadhan di Gunung Sahilan, Bantuan Ratusan Juta Disalurkan
Kafe My Love di Tapung Disorot, Belum Kantongi PBG Desakan Penegakan Perda Menguat
Diduga Hambat Kerja Pers, Dua Kepala SPPG di Tapung Hilir Disorot
Anggota DPRD Kampar Anasril Mengaku Diancam Demo oleh Kades Sungai Tonang, Polemik SPPG MBG Memanas
Polres Indragiri Hilir Berbagi Takjil Ramadhan di Panti Asuhan Puri Kasih Tembilahan
Aksi Sadis Kampak di Kampus UIN Suska Karena Cinta Bertepuk Sebelah Tangan