Bupati Kasmarni Serahkan LKPD Unaudited 2024 Ke BPK Tepat Waktu
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Wali Kota Pekanbaru Gelar Open House, Eratkan Silaturahmi dengan Warga
Masyarakat Batupute, Desak Kejari Barru Periksa Perangkat Desa

Nusaperdana.com, Barru Sulsel - Masyarakat Desa Batupute Bergerak" rencananya akan melakukan aksi damai di Jalan Poros Barru-Pare-Pare, tepatnya di Desa Batupute, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru, Sulsel, Minggu (5/4/2020).
Namun, Dalam aksi tersebut ditunda lantaran tidak mendapat izin dari pihak kepolisian setempat.
"Kami selalu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian Polres Barru dan Polsek Soppeng Riaja, iya betul aksi ini ditunda karena sesuai dengan maklumat kepolisian dan instruksi langsung dari pusat dan kabupaten bahwa dilarang berkerumun guna menghindari penyebaran Covid-19, teman-teman Paham dan taat hukum," ungkap Akbar, selaku Koordinator lapangan.
Meski begitu, mereka akan menunggu sampai situasi sudah kondusif dan tetap akan melakukan aksi demonstrasi.
"Kita tetap akan turun aksi kalau sudah diberi izin dan situasi Covid-19 sudah kondusif, karena yang kita bawa adalah aspirasi Masyarakat Desa," kata Aco, salah satu pemuda.
Menurut mereka, sudah banyak ketimpangan yang terjadi di Desa Batupute, hanya masyarakat bingung bagaimana cara menyampaikannya ke pemerintah desa.
"Masyarakat sebenarnya sadar dan tahu masalah yang terjadi di desa kita, tapi mereka tidak tahu bagaimana cara menyampaikannya, untuk itu pemuda hadir sebagai fasilitator," kata Akbar.
Adapun tuntutan mereka diantaranya mendesak Kejari Barru untuk segera memeriksa perangkat desa atas dugaan praktik KKN, mendesak kades agar mengtransparansikan dana desa tahun anggaran 2017-2019, meminta kades supaya lebih peduli terhadap masyarakatnya dengan berani turun menyerap aspirasi dan keluhan warga desa, meminta pemerintah desa agar serius melakukan upaya pencegahan Covid-19 di desa dan meminta kades dan perangkat desa lainnya agar mundur jika terbukti melakukan praktik KKN.
"Kami bingung juga, banyak masyarakat yang datang ke sekretariat pemuda dan menyampaikan aspirasinya, kenapa mereka tidak langsung ke pemerintah desa, menurut kami, komunikasi antara pemerintah desa dengan masyarakatnya tidak terjalin dengan baik, dan itu wajar saja, sebab pemerintah desa selama ini jarang sekali terlihat di tengah-tengah masyarakat, padahal mereka di amanahkan untuk melayani dan mengayomi masyarakat," jelas Akbar.
Para aksi demonstrasi mengakui bahwa ditundanya aksi ini akan memberikan mereka kesempatan lebih banyak untuk mencari dan mengkaji data yang akan di bawa saat aksi nanti.
"Betul, kita punya banyak waktu untuk mencari dan mengkaji data lebih banyak dan mendetail, terlebih aksi ini di dukung oleh masyarakat desa," ucap Rahmat, salah satu pemuda Desa Batupute.
Meski ditunda, mereka mengakui bahwa atribut aksi telah dipersiapkan semua.
"Sebenarnya teman-teman dan masyarakat sudah siap turun demonstrasi, beberap spanduk dan ban bekas sudah disiapkan, tapi lagi lagi kita harus taat hukum demi kebaikan kita bersama," tambah Akbar. (Ullah)
Berita Lainnya
Silaturahmi Hangat: Gubernur dan Kapolda Riau Hadiri Open House Wali Kota Pekanbaru
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Wali Kota Pekanbaru Gelar Open House, Eratkan Silaturahmi dengan Warga
Lepas Pawai Takbir, Bupati Kampar Mengajak Untuk Saling Memaafkan
Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Ajak Masyarakat Kolaborasi Bangun Kota
Diselenggarakan oleh Kapolda Riau, Bupati Bengkalis Ikuti Kegiatan Penanaman 10.000 Pohon
Jumat Berkah! Gaji THL Pemko Pekanbaru Cair Hari Ini, Wako Agung: Alhamdulillah, Silakan Cek Rekening
Sengketa Lahan H. Masrul, Kuasa Hukum : BPN segera laksanakan penetapan eksekusi Berdasarkan Putusan Pengadilan TUN Pekanbaru