Pelaksanaan Pelantikan Kades Terpilih di Kuansing Menuai Kritikan Kekecewaan
Nusaperdana.com, Kuantan Singingi - Pelaksanaan pelantikan Kepala Desa terpilih sebanyak 94 orang di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang dilaksanakan di setiap kecamatan, menuai kritikan kekecewaan oleh sujumlah kades terpilih itu sendiri.
Hal itu dikarenakan adanya iuran uang yang dibebankan kepada masing-masing kades terpilih, untuk biaya seremonial pelaksanaan pelantikan di setiap kecamatan.
Seperti yang diungkapkan kades terpilih yang tidak mau disebutkan namanya, ia mengatakan kepada wartawan, bahwa dirinya kecewa terkait pelaksanaan pelantikan yang dibebankan kepada dirinya.
"Sejujurnya tentu saya kecewa, pelantikan ini kan kita tau bahwa ini giat dari kabupaten tapi mengapa pembiayaannya dibebankan kepada kami (kades terpilih). Dari mana kami dapat uang? Kerja aja belum". Sebutnya.
Ia mengaku, biaya yang dibebankan kepada dirinya terpaksa dibayarkan karena mau tak mau ia harus melaksanakan pelantikan sesuai waktu yang sudah di jadwalkan.
"Mau tak mau bang, saya harus mencari uang sekian juta karena saya kan harus dilantik sebagai kades defenitif. Tidak hanya saya, teman-teman kades yang lain juga mau tak mau mencari uang untuk biaya pelantikan ini," cetusnya dengan nada kesal.
Kekecewaan yang sama diungkapkan juga salah seorang kades incumbant terpilih yang juga tidak mau disebutkan namanya, mengatakan, pelantikan kades terpilih dinilai mengecewakan dirinya. Pasalnya untuk memenuhi biaya tersebut ia harus mengeluarkan biaya dari kocek sendiri.
"Ya mau gimana lagi, terpaksa harus cari uang. Karena pelantikan ini harus tetap dilaksanakan. Suka tak suka ya terpaksa suka jadinya," tuturnya.
Hal yang senada juga diungkapkan kades terpilih lainnya yang juga tidak mau disebutkan namanya, ia mengaku sangat kecewa dengan Pemkab Kuansing dalam pelaksanaan pelantikan Kades terpilih. Sebab hal ini sebenarnya merupakan tanggung jawab dari Pemkab Kuansing.
"Jujur, saya memang tidak merasa keberatan atas biaya pelantikan yang di bebankan kepada saya. Akan tetapi saya kecewa, seharusnya biaya ini dapat kita gunakan untuk syukuran dengan masyarakat, dengan begitu niat syukuran saya dengan masyarakat desa terpaksa tidak dilaksanakan mengingat tidak ada biayanya lagi." Pungkasnya.
Wakil ketua LSM SULUH, Rusman ketika dimintai tanggapan terkait hal diatas mengatakan, seharusnya kegiatan pelantikan kades terpilih menjadi beban Pemkab Kuansing sepenuhnya. Tapi ini pembiayaan dibebankan kepada kades yang bersangkutan tentu memberatkan bagi mereka.
"Saya tak paham juga kenapa ini yang semestinya menjadi tanggungjawab kabupaten malah dibebankan ke mereka (kades) ya jelas ini memberatkan dong karena saya dengar masing-masing mereka dibebankan jutaan juga, keadaan sekarang duit segitu bukan sedik lho nilainya, saya harap kades yang dilantik itu bebesar hati menerima kenyataan," ujar Rusman.
"Ya sebenarnya kalaupun dibebankan kepada mereka, alangkah baiknya pelantikan ini dilaksanakan di satu tempat serentak sekaligus semuanya. Saya rasa kalau hal ini dilakukan lebih efisien dari anggaran dan efektif dari waktu.seharusnya pemkab dalam melaksanakan kegiatan apapun lebih memikirkan efisiennya," pungkas Rusman. (Imro)

Berita Lainnya
Polsek Sabak Auh Cek Lahan Ketahanan Pangan, Siapkan Penanaman Jagung Pipil Program Asta Cita
Kapolres Indragiri Hilir Beri Kejutan Ulang Tahun ke-42 untuk Dandim 0314/Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Kapolsek Sabak Auh Sosialisasikan Green Policing, Cegah Bullying dan Tanam Bibit Pohon Bersama Siswa
Kembali di Tahun 2026,LBHK Markfen Justice Jalin Kerjasama Bantuan Hukum Dengan Polres Inhil
GOW Kab. Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 Langgini
Polantas Menyapa, Satlantas Polres Inhil Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Usia Dini
Geram Lihat Mangrove Dirusak, Kapolda Riau: Ini Benteng Masyarakat Pesisir, Tempat Satwa Berkembang Biak!
Perkuat Kualitas Calon Advokat, DPC IKADIN Pekanbaru Gelar PKPA Bersama Fakultas Hukum Universitas Riau