Peringati Hari Lahir Pancasila, Amir Luthfi Ajak Generasi Muda Perkuat Ilmu Agama di Pesantren


Nusaperdana.com, Kampar - Ketua Yayasan Al Amir Muhammad Al Fatih, Amir Luthfi SH., MM mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memperkuat pendidikan agama bagi anak-anak melalui lingkungan pesantren.

Ajakan tersebut disampaikan Amir Luthfi dalam momentum peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Menurutnya, pendidikan berbasis pesantren menjadi salah satu langkah penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan memiliki pemahaman agama yang kuat.

“Di tengah perkembangan zaman dan pengaruh teknologi saat ini, anak-anak membutuhkan benteng moral dan pendidikan agama yang kuat agar tidak mudah terpengaruh hal-hal negatif,” ujar Amir Luthfi, Senin (1/6/2026).

Ia menilai, pesantren bukan hanya tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga wadah pembinaan karakter, kedisiplinan, serta membangun rasa tanggung jawab generasi muda terhadap keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Melalui Yayasan Al Amir Muhammad Al Fatih, Amir Luthfi mengatakan pihaknya terus berupaya menghadirkan sistem pendidikan yang memadukan ilmu keislaman, pendidikan umum, serta pembinaan akhlakul karimah.

“Kami ingin melahirkan generasi Qurani yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki adab, iman, dan kepedulian sosial,” katanya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dekat program pendidikan yang ada di pesantren binaannya.

Menurutnya, pesantren harus menjadi tempat lahirnya generasi penerus yang mampu menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama.

“Harapan kita, anak-anak yang tumbuh dari pesantren mampu menjadi kebanggaan orang tua, berguna bagi masyarakat, serta membawa manfaat untuk agama dan bangsa,” tutupnya.



[Ikuti Nusaperdana.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar