PWI Bengkalis Silaturahmi dengan PN Bengkalis
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
Aksi Unras Aliansi Sangtorayaan, Polres Torut Kawal dengan Humanis
Nusaperdana.com, Torut - Ratusan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Sangtorayaan seperti GMNI Toraja Utara, PMKRI, FORMAR (Forum Mahasiswa Rindingallo), Ikatan Mahasiswa Sangtiangkaran, PERHIMAGI, MUJAS (Anak Muda Jalan Serang), IMR (Ikatan Mahasiswa Rantepao), PMS (Persatuan Mahasiswa Sa'dan), PMA (persatuan Mahasiswa Awan), dan KOTAK, lakukan aksi Unjuk Rasa di Jl. Andi Mappanyukki Bundaran Kandean Dulan Kec. Rantepao Kab. Toraja Utara. Selasa (28/07/2020).
Dalam aksinya, Aliansi Sangtorayaan menyerukan kepada seluruh Masyarakat Sang Torayaan untuk bersama-sama peduli dan bersatu dalam mempertahankan tanah Lapangan Gembira yang mereka klaim adalah tanah adat.
Terpantau ratusan massa aksi memenuhi Bundaran Kandean Dulan sambil bergantian meneriakkan tuntutan. Sempat dilakukan pengalihan arus lalin oleh Sat Lantas Polres Toraja Utara hingga akhirnya jalur kembali dibuka.
Dalam aksi, Sejumlah aparat Kepolisian Polres Toraja Utara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Toraja Utara AKBP YUDHA WIRAJATI, S. IK.,M.H terlihat mengawal massa aksi mulai dari Kabupaten Tana Toraja, hingga massa aksi menyerukan aspirasinya di Bundaran Kandean Dulan
Kapolres Toraja Utara AKBP Yudha Wirajati, S.IK., M.H., melalui selaku Penanggung Jawab Pengamanan mengatakan dalam pelaksanaan tugas Kami tetap mengedepankan tindakan yang humanis, tak lupa tetap memperhatikan protokol kesehatan terkait Covid-19.
Kapolres menambahkan, Selama berlangsungnya aksi unjuk rasa Kami terus menghimbau kepada massa aksi agar tetap menjalankan aksinya sesuai dengan apa yang harus dilakukan, jangan sampai keluar prosedur.
“Kalau ingin menyampaikan aspirasi silahkan saja sampaikan, akan kita kawal. Tapi jangan mengganggu ketertiban masyarakat apalagi merusak fasilitas negara,” tegas Akbp Yudha. (caverius adi)
(HUMAS POLRES TORAJA UTARA)

Berita Lainnya
Sanusi Dukung KPK: Sumpah Gubri Wahid Harus Diuji di Pengadilan, Bukan Opini Publik
PWI Bengkalis Silaturahmi dengan PN Bengkalis
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
Diduga Serobot Lahan Sawit 50 Hektare, Lima Orang Dilaporkan ke Polres Kampar
Wujud Solidaritas Insan Pers, PWI Bengkalis Serahkan Bantuan Kemanusiaan melalui BAZNAS
Musyawarah Warga dan Kaur Desa Indra Sakti Berakhir Damai, Sengketa Perusakan Tanaman Temui Titik Terang
LBH CLPK Siap Laporkan Kaur Desa Indra Sakti, Musyawarah Buntu dan Pejabat Desa Mengaku Tidak Tahu
Kepala Desa Senama Nenek Diduga Jadi Dalang Konflik, Lahan 2.800 Hektare Dijadikan Arena Perebutan Kuasa