Beras dan Tepung di Inhil Aman Selama Bulan Puasa
Nusaperdana.com, Inhil - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtri) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Dhoan Dwi Anggara menyampaikan bahwa ketersediaan bahan pokok jenis beras dan tepung aman selama Ramadhan 1442 H.
"Saat ini, stok beras ada 613,0 ton, cukup untuk 3 bulan kedepan. Sedangkan tepung ada 65,0 ton, cukup untuk 1 bulan kedepan," katanya, melalui Kabid Perdagangan, Hj Salbiah, Senin (12/4/2021) kemarin.
Sementara ini, hanya 2 jenis bahan pokok inilah yang dinyatakan ketersediaan stok mencukupi. Bagaiamana dengan bahan pokok lainnya? Salbiah tetap menyebutkan aman, hanya saja, distribusi dilakukan lebih rutin dibanding beras dan tepung.
Berdasarkan catatan Disdagtri, ada 5 jenis bahan pokok lainnya terus dipantau dalam Bulan Ramadhan, yakni Bawang Merah, Bawang Putih, Gula Pasir, Telur, dan Minyak Goreng. Sebab, data terbaru menyatakan untuk kelima jenis bahan pokok ini masih terputus menjelang Idul Fitri 1442 H.
Untuk Bawang Merah, saat ini hanya tersedia 6,5 ton, Bawang Putih hanya 5,5 ton, Gula Pasir hanya 30,6 ton, Telur hanya 37,0 ton, dan Minyak Goreng hanya 24,441,0 liter.
"Dari sumber data kita terima dari Bulog dan Distributor itu, diketahui bahwa kelima bahan pokok yang demikian itu hanya cukup untuk 2 minggu kedepan," ujarnya.

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan