Inhil Dapat Kucuran Anggaran Rp4 M untuk Bangun Pasar Rakyat
Nusaperdana.com, Inhil - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagtri) Kabupaten Indragiri Hilir, Riau mendapatkan anggaran Rp4 miliar untuk pembangunan pasar rakyat dari Kementerian Perdagangan RI.
Kepala Disdagtri Kabupaten Inhil, Dhoan Dwi Anggara di Tembilahan, Selasa mengatakan bahwa pembangunan pasar rakyat tersebut rencana di Kelurahan Madani, Kecamatan Reteh.
“Tahun 2021 ini kita mendapatkan anggaran Rp4 miliar dari Kementerian Perdagangan RI untuk pembangunan pasar rakyat Kelurahan Madani, Kecamatan Reteh,” sebut Dhoan Dwi Anggara.
Dhoan menuturkan bahwa saat ini tahapan rencana pembangunan tersebut baru dalam tahap perencanaan. Ditargetkan pembangunan dilaksanakan pada tahun 2021.
“Sekrang masih dalam tahap perencanaan, targetnya tahun 2021 ini sudah selesai pembangunannya. Semoga dalam perosesnya tidak ada kendala,” ujar Dhoan.
Disamping itu, Dhoan meminta kepada lurah dan camat komitmen untuk mengembangkan pasar rakyat tersebut.
Komitmen tersebut, dikatakan Dhoan berupa masterplan seperti pelabuhan, jalan, dan sumur bor yang nantinya dimasukan pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
“Jadi saya meminta camat untuk menyiapkan masterplan agar kawasan pasar tersebut berkembang. Selain itu, saya juga camat untuk konsentrasi agar para pedagang bersedia ditempatkan di pasar tersebut. Jangan sampai pasar tersebut dibangun tapi pedagang tidak bersedia ditempatkan disana,” sebut Dhoan.
Dhoan juga berharap agar pembanguan pasar rakyat tersebut bisa berjalan dengan lancar sehingga bisa dinikmati oleh masyarakat setempat. ?????(red)

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan