United Tractors Dorong Kader Desa Lebih Siap Menghadapi Ancaman Bencana
Jajanan Tradisional Ular-ularan Sagu, Perpaduan Gula Merah dan Kelapa Parut
Indragiri Hilir, Nusaperdana.com - Bagi kamu pencinta jajanan tradisional lawas di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, mungkin tidak asing lagi dengan makanan Ular-ularan.
Jajanan klasik ular-ularan terbuat bahan dasar sagu dengan teksturnya yang kenyal dipandu dengan kuah gula merah dan ditambah dengan taburan kelapa parut merupakan makanan khas bagi suku banjar di Kabupaten Indragiri Hilir.
Bagi kamu yang ingin merasakan nikmatnya atau pun ingin bernostalgia dengan makanan satu ini, mungkin bisa mampir ke warung Atik, penjual ular-ularan di kota Tembilahan, tepatnya di jalan Lingkar dekat stadion Bola.
Harga yang terjangkau, untuk satu peorsinya di banderol Rp 5 ribu rupiah. Diungkapkan Atik, ia sudah berjulan sejak 2 tahun yang lalu.
"Satu porsinya Rp 5 Ribu, sejak 2 tahun yang lalu jualan disini," ucap Atik.
Bagi kamu yang ingin mencicipi jajanan klasik satu ini bisa mampir ke warung Atik. Yuk buruan dicoba.(Advertorial)

Berita Lainnya
Okki Prasetyo Terpilih Aklamasi Pimpin Perbasi Inhil Periode Baru
Inovasi Jaringan Air Bersih Desa Bukit Melintang Manfaatkan Gravitasi Perbukitan, Tuai Apresiasi
Dari Lahan Ketahanan Pangan ke Bulog, Polsek Sabak Auh Kawal Penyerahan Jagung Petani
Aksi Humanis Polisi di Inhil, Bhabinkamtibmas Polsek Sungai Batang Bantu Petani Jemur Padi Dukung Ketahanan Pangan
Polsek KSKP Tembilahan Ajak Warga Pekan Arba Tanam Cabai Dukung Ketahanan Pangan
Polisi Antar 295 Kg Jagung Pipil Hasil Panen Ketahanan Pangan Sabak Auh ke Gudang Bulog
Polsek KSKP Tembilahan Ajak Warga Tanam Cabai Rawit, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polsek Kateman Dampingi Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Dukung Ketahanan Pangan