Jajanan Tradisional Ular-ularan Sagu, Perpaduan Gula Merah dan Kelapa Parut

Jajanan Tradisional Ular-ularan Sagu, Perpaduan Gula Merah dan Kelapa Parut

Indragiri Hilir, Nusaperdana.com - Bagi kamu pencinta jajanan tradisional lawas di Kota Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, mungkin tidak asing lagi dengan makanan Ular-ularan.

Jajanan klasik ular-ularan terbuat bahan dasar sagu dengan teksturnya yang kenyal dipandu dengan kuah gula merah dan ditambah dengan taburan kelapa parut merupakan makanan khas bagi suku banjar di Kabupaten Indragiri Hilir.

Bagi kamu yang ingin merasakan nikmatnya atau pun ingin bernostalgia dengan makanan satu ini, mungkin bisa mampir ke warung Atik, penjual ular-ularan di kota Tembilahan, tepatnya di jalan Lingkar dekat stadion Bola.

Harga yang terjangkau, untuk satu peorsinya di banderol Rp 5 ribu rupiah. Diungkapkan Atik, ia sudah berjulan sejak 2 tahun yang lalu.

"Satu porsinya Rp 5 Ribu, sejak 2 tahun yang lalu jualan disini," ucap Atik.

Bagi kamu yang ingin mencicipi jajanan klasik satu ini bisa mampir ke warung Atik. Yuk buruan dicoba.(Advertorial)



[Ikuti Nusaperdana.com Melalui Sosial Media]



Tulis Komentar