Jalan Utama Pintu Masuk Pasar Terubuk Bengkalis Rusak dan Tak Kunjung Diperbaiki
Nusaperdana.com,Bengkalis--Kondisi jalan pintu masuk dan keluar serta bangunan Pasar Terubuk Bengkalis sangat memprihatinkan. Bangunannya seolah tak diurus dengan baik oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin) Bengkalis. Bahkan di bagian lantai dua tak terawat dan banyak yang rusak.
Dari pantauan di lapangan, Selasa (24/2/2026) mulai dari gerbang masuk dan keluar pasar, jalan yang menggunakan faping bloknya banyak yang rusak dan terangkat, sehingga menyulitkan bagi masyarakat yang akan berbelanja di pasar satu-satunya di Kota Bengkalis.
Tidak hanya sampai disitu, bangunan lantai satu juga banyak yang tidak dihuni pedagangnya dan pedagang lebih memilih berjualan di lorong depan tempat masyarakat berbelanja. Karena dinilai lebih cepat didatangi pembelinya.
Sementara lapak-lapak pedagang yang tahun lalu di ratakan juga tidak dihuni oleh pedagangnya. Sedangkan dibagian penjualan ikan segar juga tak kalah memprihatinkan bangunan lapak pedagangnya. Bagian atap banyak yang rusak serta jalan di bagian lapak juga digenangi air.
Sedangkan untuk bangunan di lantai dua, sudah sejak lama tak dimanfaatkan, khususnya sejak lokasi pasar lama di pinggir laut di Jalan Yos Sudarso dipindahkan ke Pasar Terubuk Bengkalis saat ini.
Dibagian atas sangat parah kondisi bangunannya, semua kramik sudah terkelupas serta kotor, sehingga secara keseluruhan wajah pasar Terbuka sangat memprihatinkan.
"Ya, bagian atas lantai dua sudah lama tak dimanfaatkan. Karena tak ada pedagang yang mau jualan diatas," ucap Andi, salah seorang pedagang kaki lima di Pasar Terubuk, Senin (23/2).
Ia mengaku tak mengetahui secara jelas pengelolaan Pasar Terubuk. Karena pedagang selalu dipungut retribusinya, tapi bangunan pasarnya dibiarkan tak terurus dengan baik.
Sedangkan Yanto, salah seorang pengunjung Pasar Terubuk Bengkalis juga mengaku sangat prihatin ketika masuk ke areal pasar. Karena saat masuk ke pintu gerbang jalannya rusak, termasuk dipintu keluar pasar juga rusak.
"Makanya kalau pakai motor harus hati-hati jika tidak bisa terjatuh dan membahayakan diri kita sendiri," ujarnya.
Ia berharap ada perhatian dari instansi terkait untuk memperhatikan kondisi pasar yang setiap hari dikunjungi masyarakat. Karena masyarakat tau yang masuk di pasar melalui retribusi yang dipungut setiap hari oleh petugas.
"Seharusnya kalau ada kerusakan di lingkungan pasar segera diperbaiki dan hagan menunggu rusak berat barulah diperbaiki," harapnya.
Menanggapi kondisi itu, Kadisdagprin Bengkalis Zulpan yang dikonfirmasi mengatakan, memang selama ini terkait bangunan Pasar Terubuk Bengkalis sudah menjadi perhatiannya. Namun karena keterbatasan anggaran makanya belum bisa dilakukan dengan segera.
"Ya, masalah anggaran yang belum tersedia. Namun kedepan ini akan menjadi perhatian kami agar sarana dan prasarana di pasar akan dipenuhi secara bertahap," jelasnya.(Donni)

Berita Lainnya
Polres Inhil bersama Pemkab Inhil dan BKSDA Riau Perkuat Sinergi Tangani Gangguan Kera Liar di Tembilahan
Satpolairud Polres Inhil Hadir di Seberang Tembilahan, Nelayan Terima Bantuan dan Bibit Mangrove dalam Ekspedisi Merah Putih Presisi
Bung Boboy: Anjloknya Harga Kelapa Harus Dijawab dengan Kebijakan Nasional
Air Mata Korban Serangan Monyet Belum Kering, YBM PLN UP3 Rengat dan PW IWO Riau Hadir Membawa Harapan
Rombongan Guru Besar Fakultas Teknik UI Sambangi Tembilahan, Bahas Penguatan Layanan Kesehatan Bayi Prematur
Kepala Desa Cinta Damai Ajak Warga Jadikan HUT Ke-81 RI Momentum Perkuat Persatuan dan Gotong Royong
Polsek Sungai Batang Kawal Program Ketahanan Pangan, Pertumbuhan Tanaman Jagung di Paret Limau Dipantau Intensif
Kapolres dan Bupati Inhil Turun Langsung Tinjau 11 Korban Gigitan Monyet, Pengobatan Gratis, Perburuan Terus Berlanjut