Trending
+
PWI Bengkalis Silaturahmi dengan PN Bengkalis
Dibaca : 226 Kali
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
Dibaca : 588 Kali
Jelang Pilkada Kuansing 2020, Supriati: Saya Pastikan Maju
Kuantan Singingi - Jelang Pilkada Kuansing 2020 mendatang, Hj Supriati SSos yang merupakan politisi kondang Partai Golkar mempertegas bahwa dirinya memastikan maju sebagai bakal calon.
Hal itu disampaikan Hj Supriati SSos saat berbincang - bincang dengan beberapa media, Jumat (21/06/2019).
"Saya pastikan maju. Dan selama ini hubungan dengan masyarakat cukup baik, buktinya saya 2 periode sudah mewakili masyarakat Kuansing di kursi DPRD Provinsi Riau," ujar Supriati, yang sudah puluhan tahun menjadi perpanjangan tangan masyarakat, baik itu di kabupaten maupun provinsi.
Politisi perempuan yang lebih dikenal dengan Supriati Mahdili itu mengatakan, bahwa dirinya maju dengan tekat untuk membangun dan meningkatkan perekonomian masyarakat Kuansing lebih baik lagi," ucapnya.
Terkait siapa pasangannya, Supriati masih enggan untuk mempublikasikan. "Belum saatnya, tunggu saja nanti waktu yang tepat akan saya beritahukan," ujar Ketua Fraksi Golkar di DPRD Provinsi Riau itu.
Ia juga mengaku, bahwa dirinya sudah melakukan lobi - lobi partai sebagai kendaraannya nanti. "Ya biasa lah, masih dalam perbincangan," sebutnya.
Supriati juga nampak sangat optimis akan mendapatkan restu dari DPP Partai Golkar yang selama ini sebagai perahunya.

Berita Lainnya
Sanusi Dukung KPK: Sumpah Gubri Wahid Harus Diuji di Pengadilan, Bukan Opini Publik
PWI Bengkalis Silaturahmi dengan PN Bengkalis
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
Diduga Serobot Lahan Sawit 50 Hektare, Lima Orang Dilaporkan ke Polres Kampar
Wujud Solidaritas Insan Pers, PWI Bengkalis Serahkan Bantuan Kemanusiaan melalui BAZNAS
Musyawarah Warga dan Kaur Desa Indra Sakti Berakhir Damai, Sengketa Perusakan Tanaman Temui Titik Terang
LBH CLPK Siap Laporkan Kaur Desa Indra Sakti, Musyawarah Buntu dan Pejabat Desa Mengaku Tidak Tahu
Kepala Desa Senama Nenek Diduga Jadi Dalang Konflik, Lahan 2.800 Hektare Dijadikan Arena Perebutan Kuasa