Jumlah Pengunjung dan Jam Operasional Tempat Hiburan di Inhil Dibatasi
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) memberikan izin bagi tempat hiburan untuk beroperasi. Kendati begitu, izin yang diberikan kepada tempat hiburan, seperti Karaoke, Warnet dan lain sebagainya ini dibatasi dari sisi jumlah pengunjung dan jam operasional.
Menurut Trio Beni Putra, Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Inhil, jumlah pengunjung yang diperbolehkan bagi tempat karaoke dan warnet di tengah pandemi Covid-19, hanya 50 persen dari kapasitas normal.
"Setiap tempat hiburan, baik karaoke maupun warnet diwajibkan memerhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan bagi karyawan dan pengunjung," jelas Trio, Jumat (6/11/2020) siang melalui keterangan tertulis.
Untuk jam operasional, Trio menuturkan, tempat hiburan hanya diizinkan buka mulai pukul 09.00 WIB sampai dengan pukul 23.00 WIB.
Selanjutnya, diungkapkan Trio, khusus bagi anak-anak usia sekolah hanya diperkenankan mengunjungi warnet mulai dari pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.
"Jadi, bagi anak-anak sekolah yang mau mengerjakan tugas, mencari bahan masih boleh ke warnet. Tapi, tidak seperti hari biasa, waktunya dibatasi. Ada sekitar 2 jam waktu untuk ke warnet," pungkas Trio.
Seluruh ketentuan bagi tempat hiburan, seperti karaoke, warnet dan lain sebagainya ini diatur dalam Surat Edaran Bupati Indragiri Hilir tentang Penerapan New Normal Menghadapi Covid-19.
"Diharapkan bagi pengelola atau pemilik tempat hiburan dapat menaati ketentuan ini dan dapat bersikap kooperatif menegakkan disiplin di masa pandemi Covid-19 ini, sehingga Kabupaten Indragiri Hilir aman dari paparan Covid-19," tutup Trio.

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan