PWI Bengkalis Silaturahmi dengan PN Bengkalis
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
Kapolres Tinjau dan Cek Gudang Penyimpanan Vaksin Covid-19 untuk Kota Tanjungpinang
Nusaperdana.com, Tanjungpinang - Pastikan aman, Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando, S.H, S.I.K., melakukan peninjauan dan pengecekan gudang penyimpanan vaksin Covid-19 untuk kota Tanjungpinang, Selasa, (12/01/2021).
Peninjauan dan pengecekan vaksin dilaksanakan di balai pengelolaan farmasi dan alat kesehatan kota Tanjungpinang Jl. Abdul Rahman Kelurahan Kp. Bugis Kec. Tanjungpinang Kota oleh Kapolres Tanjungpinang AKBP Fernando, S.H, S.I.K., bersama Kabag Ops Polres Tanjungpinang Kompol Very Edulfandria Nor, Kasat Intelkam Polres Tanjungpinang AKP Buskardi, Kapolsek Tanjungpinang Kota AKP Reza Anugrah AP, SH, S.Ik, Kasie Propam Polres Tanjungpinang Ipda Syamsuria, S.Sos, M.Si, Kasubag TU Balai Pengelolaan Farmasi dan Alat Kesehatan Kota Tanjungpinang ibu Dewi,dan Staff Balai Pengelolaan Farmasi dan Alat Kesehatan Kota Tanjungpinang.
Dalam kegiatan tersebut Kapolres melaksanakan pengecekan dan koordinasi terkait dengan kesiapan sarana dan prasarana gudang, pengecekan Alat refrigerator / penyimpanan vaksin, pengecekan CCTV, pengecekan genset dan pengecekan penjaga gudang.
"Terkait penyimpanan vaksin covid-19 ini, diharapkan dilakukan pengamanan dan pengawalan dengan sebaik-baiknya", terang Kapolres.
Kapolres juga menjelaskan bahwa Polres Tanjungpinang bersama unsur TNI siap dalam pelaksanaan pengamanan di Balai pengelolaan farmasi dan alat kesehatan kota Tanjungpinang. (Wilson)

Berita Lainnya
Sanusi Dukung KPK: Sumpah Gubri Wahid Harus Diuji di Pengadilan, Bukan Opini Publik
PWI Bengkalis Silaturahmi dengan PN Bengkalis
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
Diduga Serobot Lahan Sawit 50 Hektare, Lima Orang Dilaporkan ke Polres Kampar
Wujud Solidaritas Insan Pers, PWI Bengkalis Serahkan Bantuan Kemanusiaan melalui BAZNAS
Musyawarah Warga dan Kaur Desa Indra Sakti Berakhir Damai, Sengketa Perusakan Tanaman Temui Titik Terang
LBH CLPK Siap Laporkan Kaur Desa Indra Sakti, Musyawarah Buntu dan Pejabat Desa Mengaku Tidak Tahu
Kepala Desa Senama Nenek Diduga Jadi Dalang Konflik, Lahan 2.800 Hektare Dijadikan Arena Perebutan Kuasa