Kebakaran di Jalan Sederhana, 2 Warga Mengalami Luka Bakar
Nusaperdana.com, Inhil - Musibah kebakaran di Tembilahan Hulu kembali terjadi. Kali ini menghanguskan 2 unit rumah warga Jalan Sederhana Gang Prapat, RT 002/RW 005, Parit 11, Senin (2/11/2020) sekira pukul 04.30 WIB.
Pemilik rumah adalah Arbayah (62), rumahnya mengalami rusak berat. Dan rumah berikut adalah milik Arsyah (70), kondisi rumahnya mengalami rusak sedang.
Menurut informasi dari kepolisian, kobaran api berasal dari rumah Arbayah. Dikarenakan bangunan semi permanen, sehingga api dengan cepat menjalar dan membesar.
"Pemilik rumah mengalami luka bakar," kata Kapolres Inhil AKBP Dian Setyawan melalui Kasubbag Humas, AKP Warno Akman.
Korban yang mengalami luka bakar tersebut adalah Arbayah dan seorang pedagang keliling, Abdul Hair (61).
Untuk Arbayah, dia mengalami luka bakar di bagian wajah, leher, tangan, dan kaki. Kini dirawat di RSUD Tembilahan. Sedangkan Abdul Hair hanya mengalami luka bakar di bagian tangan dan kaki, dan rawat jalan.
Api berhasil dipadamkan sekira pukul 06.15 WIB dengan bantuan 2 unit mobil Damkar dan 4 unit mesin pemadam PSMTI Kabupaten Inhil.
Meski tidak ada korban jiwa, namun kata Warno, kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 200 juta.

Berita Lainnya
Ditresnarkoba Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas, Seorang Pria Diamankan dengan Barang Bukti 27,49 Gram
128 Warga Ambil Bagian dalam Lacak Kamtibmas Polres Inhil Meriahkan HUT Bhayangkara ke-80
Polri Hadir untuk Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Sabak Auh Cek Lahan Jagung Pipil Seluas 1 Hektare
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polsek Kawasan Pelabuhan Tembilahan Gelar Bakti Sosial di Surau Al-Hidayah
Karateka Muda Kampar Tunjukkan Perkembangan di UKT Inkanas Semester I 2026