Kecamatan Makale Selatan Canangkan Pola Tanam Semusim di Kelurahan Pasang
Nusaperdana.com, Tana Toraja - Pencanangan program pola tanam semusim tak henti hentinya di laksanakan, Kecamatan Makale Selatan kini berlangsung di Lingkungan Angin-Angin, Kelurahan Pasang, Kamis (5/3/2020).
Camat Makale Selatan Marten Barapandang di temani Lurah Pasang Victor Girik Allo dan Penyuluh Pertanian Teofilus Runggun di hadapan puluhan petani berhasil mencangkan program pola tanam semusim yang merupakan salah satu program inovasi Pemerintah Kabupatan (Pemkab) Tana Toraja.
Dalam sambutannya Marten Barapadang mengatakan tujuan dari pola tanam semusim adalah untuk menghindari hama pada tanaman dengan melaksankan pola tanam semusim diharapkan dapat menyeragamkan pertanaman (tanam serempak) sehingga serangan hama penyakit dapat diminimalisir dan produksi akan bertambah serta tercipta program Bupati Tana Toraja. "Jangan biarkan rakyatku Lapar," terangnya.
Mengingat keluhan masyarakat selama ini yakni kekurangan air Camat Makale Selatan inisiatif melaksanakan pencanangan program pola tanam semusim di kelurahan pasang secara maraton
adapun kegiatan yang dilaksanakan yakni ibadah singkat, proses pencanangan,dan makan bersama dengan gaya tradisional.
Di kesempatan yang sama penyuluh pertanian Makale Selatan Teofilus Runggun berharap masyarakat kelurahan pasang mengikuti pola tanam sesuai teknologi pola tanam legoeo.
"Pola tanam semusim diharapkan di ikuti dengan paket teknologi misalnya dengan menanam secara jajar legoeo 2:1 yang sudah melalui kajian sehinggah dapat meningkatkan populasi tanaman 30%, Sehingga produksi dapat meningkat," harap Theofilus. (Caverius Adi)

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan