Kendati Diguyur Hujan, Ibadah Sabtu Sunyi Gereja Jemaat Buttu Lepong Berjalan Lancar dan Khidmat
Nusaperdana.com, Toraja Utara - Kendati Hujan yang mengguyur Lembang Ma'dong, Kecamatan Denpina, Toraja Utara, ibadah Sabtu sunyi Gereja jemaat Buttu Lepong bersama jemaat Ma'dong dan jemaat Waka' secara Live Streaming dan menggunakan enam TOA berjalan dengan lancar dan khidmat, Sabtu (11/4/2020) malam.
Ibadah Sabtu sunyi untuk memperingati kematian Isa Al Masih yang terbaring dalam kubur, dipimpin oleh pendeta (Pdt) Daud Nompi S.Th M.Si, dengan mengusung tema "Iman yang Tak Terkuburkan".

Dalam kotbahnya, Pdt. Daud Nompi menyampaikan bahwa Yesus yang dikuburkan berjuang melawan maut yang dalam kepercayaan Kristen disebut sebagai kematian kekal.
"Kita berharap bahwa semua orang, secara khusus di Lembang Ma'dong ini semakin menghayati bagaimana pengorbanan Yesus yang rela bahkan sampai di alam kematian demi kasihnya bagi umat manusia, sehingga kita juga berharap setiap orang yang menghayati pengorbanan tuhan Yesus turut menyatakan cinta kasihnya ke sesama," paparnya.
Lewat kematian tuhan Yesus, lanjut Pdt. Daud Nompi, berarti ada pengharapan yaitu membawa pengharapan bagi seluruh umat manusia untuk berpengharapan di tengah Pandemi Corona (Covid-19).
Ia juga mengimbau para jemaat agar tidak takut, tidak gelisah, tidak khawatir yang berlebihan tetapi terus berpengharapan dan berjaga-jaga dalam hidup ini dan selalu mendengarkan instruksi pemerintah dengan menerapkan Physical Distancing untuk kebaikan bersama.
Sebagai informasi tambahan, untuk memperingati hari kebangkitan Isa Al Masih yang dihelat pada Minggu (12/4/ 2020) subuh, warga Lembang Ma'dong diimbau agar serentak menyalakan obor sebagai simbol paskah dan melaksanakan ibadah di rumah masing-masing. (Arie)

Berita Lainnya
PMII Bengkalis Nilai Tunda Bayar Jadi Alarm Pemkab Untuk Berbenah
Sanusi Desak DPRD dan Aparat Hukum Awasi Penagihan Denda Triliunan Rupiah Perusahaan Sawit di Riau
Sanusi Dukung KPK: Sumpah Gubri Wahid Harus Diuji di Pengadilan, Bukan Opini Publik
PWI Bengkalis Silaturahmi dengan PN Bengkalis
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
Diduga Serobot Lahan Sawit 50 Hektare, Lima Orang Dilaporkan ke Polres Kampar
Wujud Solidaritas Insan Pers, PWI Bengkalis Serahkan Bantuan Kemanusiaan melalui BAZNAS
Musyawarah Warga dan Kaur Desa Indra Sakti Berakhir Damai, Sengketa Perusakan Tanaman Temui Titik Terang