Kepala Bappeda Bengkalis Jadi Pemateri Kuliah Umum Mahasiswa Polbeng
Nusaperdana.com,Bengkalis - Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis, Rinto menjadi Pemateri kuliah umum Mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis (Polbeng), Senin (06/06).
Bertempat di ruang rapat lantai II Bappeda Bengkalis, kuliah umum yang juga dihadiri dosen pengampu Khairul Saleh, Kepala Bappeda Bengkalis memaparkan proses perencanaan dan penganggaran APBD.
Diawal materi kuliah umum dihadapan sebanyak 60 mahasiswa, Rinto menjelaskan hal-hal apa saja yang menjadi urusan dan kewenangan daerah.
"Pemerintah Daerah diberi batasan untuk melaksanakan program kegiatan sesuai dengan urusan dan kewenangan yang diberikan. Mahasiswa perlu memahami hal ini karena tanpa pemahaman yang benar, bisa menyebabkan terjadinya disinformasi," Paparnya sambil menunjukkan slide.
Dipaparkan Rinto, misalnya Perguruan tinggi kewenangan sepenuhnya ada pada pemerintah pusat, dan banyak lagi yang lain. Terkait dengan proses penganggaran APBD secara garis besar sebelum penganggaran dilakukan, diawali dengan perencanaan. Perencanaan ini mengacu kepada RPJP, RPJM, RKPD, Renstra dan Renja SKPD. Pada proses penganggaran yang menjadi kewenangan BPKAD.
"Bappeda tetap melakukan pengawalan agar apa yang tertuang tidak lari dari rencana awal setelah melalui pembahasan KUA dan PPAS bersama DPRD, barulah nanti APBD disahkan,"jelas Rinto.
Pada kesempatan itu, Kepala Bappeda Bengkalis juga memberi motivasi para mahasiswa dengan menyampaikan bahwa Politeknik Bengkalis sudah hebat dan terkenal di luar sana.
"Berbanggalah kalian semua sudah kuliah di Politeknik Bengkalis," ujar Rinto.

Rinto menambahkan, menjadi mahasiswa bukan hanya ilmu saja yang didapat di kampus. Namun sikap dan perilaku dan kemampuan mahasiswa harus terus diasah, karena ini nantinya yang membedakan ketika mahasiswa sudah menyelesaikan kuliahnya.
"Kalau sekarang kalian semua ini sama saja, tapi nanti setelah selesai kuliah baru terlihat, si ini arahnya ke sini, yang ini balik kampung, yang lain entah apa pulak. Itu semua bergantung kepada kemampuan mereka mengembangkan sikap prilaku dan wawasan mereka, bukan sekedar kuliah," uangkapnya.
Sementara itu, Dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan Politeknik Bengkalis, Khairul Saleh, mengucapkan terima kasih kepada Bappeda Bengkalis yang telah memfasilitasi kuliah umum mahasiswa Politeknik Negeri Bengkalis Jurusan Administrasi Niaga Prodi Akuntansi Keuangan Publik di Kantor Bappeda.
"Sebelumnya kami juga kita melakukan hal serupa dan anak terjun langsung ke desa untuk mengetahui kondisi dan sosial di desa dalam mata kuliah Pancasila," ungkapnya.
Dengan adanya kegiatan ini, Khairul Saleh berharap dapat menambah wawasan mahasiswa yang ingin memperoleh ilmu dan informasi mengenai bagaimana pemerintah daerah melakukan proses perencanaan pembangunan serta mengenai sumber keuangan daerah.**

Berita Lainnya
Satpol PP Kampar Turun ke Lokasi, Kafe My Love di Tanjung Sawit Mendadak Tutup, Diduga Ada Kebocoran Informasi
Pemuda Kampar Kritik Kebijakan Pencabutan HGU, Pertanyakan Ketegasan Pemerintah terhadap Konflik Lahan Masyarakat
Polres Kampar Tahan Kades dan Mantan Sekdes Tarai Bangun atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Diduga Sediakan Pemandu Lagu dan Jual Miras, Kafe My Love di Tapung Disorot Warga
Disdikpora Kampar Atur Teknis KBM Selama Ramadan 2026, Sekolah Diminta Sesuaikan Pola Belajar
SMSI Inhil Ikut Momentum Nasional HPN 2026 di Banten
HPN ke-80, Kabiro Nusaperdana.com Kampar Tegaskan Sengketa Pers Bukan Ranah Pidana
Menuntaskan S2 di Tengah Kesibukan Kerja, Belman Junaidi Buktikan Komitmen pada Pendidikan