KPBI Gelar Diskusi Rumput
Nusaperdana.com, Inhil - Komunitas Pecinta Bonsai Indragiri Hilir (KPBI) lakukan diskusi rumput (musyawarah dialam terbuka) persiapan pelaksanaan pameran dan sekaligus pembentukan pengurusan di kecamatan (kelompok kecil) Jumat siang, 11/9/2020.
Silaturahmi dengan konsep dialam terbuka merupakan suatu langkah mempererat persaudaraan dan sekaligus reuni, tentunya dimasa pendemi covid 19 ini tetap memperhatikan protokal kesehatan, ujar Mahmudin Ketua KPBI saat membuka acara.
"Allhamdulillah reuni di alam terbuka ini dapat menghangatkan rasa persaudaraan dan kebersamaan para pecinta dan penghobi bonsai yang ada di Inhil" Ujar mahmudin.
Ketua KPBI juga menyampaikan dalam waktu dekat akan dilaksanakan pameran bonsai yang biasa disebut istilah "Jemur Bonsai" menjelang persiapan event pertandingan.
"Menjelang akhir bulan ini kita akan laksanakan jemur bonsai, sambil melakukan pembinaan dan saling bertukar ilmu tentang bonsai sembari persiapan event pertandingan bonsai yang rencana akan kita buat pada kahir tahun 2020, Tutup Mahmudin.
Untuk di ketahui turut pada acara diskusi rumput ini dihadiri para pecinta dan penghobi bonsai dari beberapa kecamatan diantaranya, Tembilahan, Tembilahan Hulu, Tempuling, Kempas, Kemuning, Gaung dan GAS dan dilaksanakan di taman kota Jalan Swarnabumi Tembilahan. (rls)

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan