LPPNRI Kampar Akan Laporkan Dugaan Korupsi Pembangunan SMPN 6 Siak Hulu ke Kejari Kampar
NUSAPERDANA.COM, KAMPAR — Dugaan penyimpangan anggaran proyek pembangunan dan revitalisasi di SMP Negeri 6 Siak Hulu kembali menjadi sorotan. LPPNRI Kabupaten Kampar memastikan akan melaporkan dugaan korupsi proyek senilai Rp4,3 miliar tersebut ke Kejaksaan Negeri Kampar.
Ketua LPPNRI Kabupaten Kampar, Daulat Panjaitan, mengatakan laporan resmi dijadwalkan disampaikan dalam waktu dekat sebagai bentuk tindak lanjut atas temuan di lapangan.
“Kami akan segera melaporkan dugaan ini ke Kejari Kampar agar dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Ada sejumlah kejanggalan yang kami temukan,” ujar Daulat, Selasa (17/2/2026).
Laporan tersebut berkaitan dengan pembangunan delapan ruang kelas baru, rehabilitasi delapan ruang kelas lama, pembangunan toilet, serta laboratorium sekolah yang menelan anggaran Rp4,3 miliar.
Berdasarkan penelusuran tim LPPNRI bersama sejumlah jurnalis, ditemukan indikasi dugaan mark-up harga material serta penggunaan bahan bangunan yang diduga tidak sesuai spesifikasi dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Sejumlah item pekerjaan disebut memiliki selisih harga signifikan dibanding harga pasar. Selain itu, kualitas fisik bangunan juga dipertanyakan karena beberapa bagian dinilai belum layak meski proyek telah menyerap anggaran miliaran rupiah.
“Jika temuan ini terbukti, maka patut diduga ada penyimpangan anggaran yang berpotensi merugikan keuangan negara,” tambahnya.
LPPNRI mendesak aparat penegak hukum segera melakukan audit menyeluruh dan memeriksa pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan proyek, termasuk rekanan pelaksana dan pihak sekolah.
Masyarakat berharap penanganan kasus dilakukan secara transparan dan profesional mengingat anggaran pendidikan merupakan dana publik yang diperuntukkan bagi kepentingan generasi muda.

Berita Lainnya
Di Momen Perpisahan, AKP Anra Nosa Titip Program Magrib Mengaji dan Budaya Membaca Al-Qur'an
PBH PERADI Pekanbaru Soroti Mandeknya Sengketa Eks Karyawan RS Syafira, Desak Disnaker Bertindak Tegas
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
Polsek KSKP Dampingi Petani Perkuat Swasembada Pangan
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
PBH PERADI Minta Kapolda Riau Turun Tangan Usut Dugaan Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau
Polsek Sabak Auh Kawal Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Sungai Koto Kampar Hulu Diduga Tercemar, DLH Kampar Ambil Sampel Air: Hasil Lab Ditunggu 14 Hari