Mahasiswa Riau di Jogja Diharapkan Berperan Jadi Agen Kebudayaan
Nusaperdana.com, Pekanbaru - Gubernur Riau berkeinginan mahasiswa yang ada di peratauan juga turut menjadi agen kebudayaan.
Diantaranya turut memperkenalkan budaya Riau kepada setiap orang yang dijumpai.
"Kita harus bangga berasal dari negeri bumi Melayu lancang kuning. Kedepan bahasa Indonesia akan menjadi bahasa internasional, asal bahasa indonesia merupakan bahasa Melayu," kata Gubri saat menjadi pembicara Dialog Kebudayaan bersama mahasiswa Riau di Jogjakarta.
Hadir pada kesempatan itu Dr Aprinus Salam, kepala pusat Studi Kebudayaan UGM yang juga merupakan putra Air Molek Indragiri Hulu.
Mutiara, Ketua Aspuri (Asrama Putri Riau) memberikan apresiasinya atas kunjungan orang nomor satu di Riau tersebut.
"Kami nengucapkan terima Kasih kepada ayahanda Syamsuar yang telah sudi datang berkunjung di rumah kami mahasiswa Riau di Jogja. Kunjungan Ayahanda di Jogjakarta sebagai bentuk perhatian Pemda Riau kepada mahasiswa," kata Mutiara.
"Kami senang rasanya dapat bertukar pikiran dengan ayahanda serta kami banyak menerima petuah dan ilmu dari bapak dan terimakasih telah mendengarkan aspirasi dari kami mahasiswa riau yg berada di Jogjakarta," ujarnya.
Mahasiswa Riau yang sedang menempuh pendidikan di Yogyakarta berharap semoga komunikasi dan silaturahmi selalu terjaga dengan pemerintah daerah baik provinsi, kabupaten maupun kota.**rls/rtc

Berita Lainnya
Meramu Bahan Kimia Surfaktan untuk Rokan
Wujud Solidaritas Insan Pers, PWI Bengkalis Serahkan Bantuan Kemanusiaan melalui BAZNAS
Musyawarah Warga dan Kaur Desa Indra Sakti Berakhir Damai, Sengketa Perusakan Tanaman Temui Titik Terang
LBH CLPK Siap Laporkan Kaur Desa Indra Sakti, Musyawarah Buntu dan Pejabat Desa Mengaku Tidak Tahu
Kepala Desa Senama Nenek Diduga Jadi Dalang Konflik, Lahan 2.800 Hektare Dijadikan Arena Perebutan Kuasa
Dukungan Masyarakat Menguat, Wali Murid Larang Anak Ikut Demo Koperasi Merah Putih di SMA 2 Kampar
DPC PDIP SIAK ADAKAN SILATURAHMI DAN KONSOLIDASI SELURUH PENGURUS PARTAI MASA BAKTI 2025-2030
Hutan Hulu Kampar Dibabat, Air Terjun Gulamo Terancam: Masyarakat Minta Aparat Bertindak Cepat