Menghadapi Bulan Suci Ramadhan, Sembako di Kabupaten Gowa Aman
Nusaperdana.com, Gowa Sulsel - Memasuki bulan Suci Ramadhan Disperindag Kabupaten Gowa mengecek langsung kebutuhan Sembako di pasar tradisional dan tempat penjualan campuran serta tempat penyaluran sembako.
Disperindag Kabupaten Gowa Sulsel, Drs. Andi Sura Suaib, MSi, saat ditemui Nusaperdana.com, di ruangan kerjanya Jalan Mesjid Raya, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulsel, pada Selasa (17/3/2020) menjelaskan bahwa Alhamdulillah untuk saat ini sembako masih normal banyak stok.
"Terkait harga yang masih normal, belum ada kenaikan yang menyeluruh cuma yang naik untuk saat ini bawang merah dan bawang putih kenaikan cuma Rp.2000 dari harga Rp.30.000 menjadi Rp.32.000,"ungkapnya.
"Sedangkan gula pasir sudah naik sekitaran Rp.50.000/sak, tetapi stok barang di Kabupaten Gowa memenuhi, cuma kami cek ke penjual pengecer atau pasar tradisional masih banyak dan tidak langkab, kecuali supermarket kami cek gula kosong tetapi itu langsung dari pusatnya bukan dari Kabupaten Gowa kami tidak tau cara penyalurannya gimana,"jelasnya.
"Untuk masuk bulan puasa ini kami tetap monitor harga-harga sembako dilapangan dan selanjutnya kami akan selalu berkordinasi dengan penyalur sembako di Kabupaten Gowa,"himbauanya. (Azmy)

Berita Lainnya
Polantas Karib Hadir di Car Free Day, Satlantas Polres Inhil Kampanyekan Keselamatan Berlalu Lintas
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan