Mie Sagu Salah Satu Makan Khas Indragiri Hilir Dengan Kaya Manfaat
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Kabupaten Indragiri Hilir yang dikenal sebagai daerah penghasil kelapa terbesar di Riau bahkan di Indonesia, juga memiliki potensi besar di hasil perkebunan sagu.
Dengan hasil perkebunan yang besar tersebut banyak daerah di Kabupaten Indragiri Hilir memilik makanan khas dengan bahan utama sagu, salah satunya mie sagu.
Sejak lama sagu tumbuh dan menyebar di Kecamatan Gaung Anak Serka (GAS) dan Kecamatan Mandah. Tingginya hasil tanam sagu di sejumlah daerah menjadikan Inhil sebagai daerah penghasil sagu yang cukup besar.
Tidak hanya sebagai sumber makanan pokok, sagu juga diolah sebagai camilan dan berbagai macam hidangan oleh masyarakat Inhil salah satunya adalah mie sagu.
Mie sagu memiliki karakteristik yang berbeda dengan mie pada umumnya. bentuk mie lebih besar dan lebih transparan. Teksturnya pun lebih kenyal dan kaku.
Mie sagu cocok dijadikan mie goreng dengan bumbu mie goreng ala rumahan. Lebih nikmat lagi jika ada tambahan topping udang, ayam suir, telur dan lain-lain.
Makanan yang satu ini mebjadi primadona masyarakat Inhil. Selain enak dan mudah dalam pengolahannya, mengkonsumsi mie sagu juga bermanfaat bagi tubuh.
Mengkonsumsi mie sagu tidak akan meningkatkan kadar glukosa dalam darah dengan cepat karena kandungan resistant strach. Mie sagu sangat cocok dikonsumsi oleh penderita diabetes melitus.
Karena kandungan karbohidratnya yang tinggi, sagu juga merupakan sumber energi yang baik. Selain itu, mengkonsumsi mie sagu juga membantu mencegah sembelit serta melancarkan pencernaan.(Advertorial)

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan