Pemdes Air Kulim Salurkan BLT DD Tahap 7 dan 8 Ke 148 Penerima Manfaat
Nusaperdana.com,Bathin Solapan - Pemerintah Desa (Pemdes) Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap 7 dan 8 bertempat di Aula Kantor Desa, Kamis (04/08/22) pagi.
Kepala Desa (Kades) Air Kulim, Syahril MR saat ditemui awak media, menyebutkan BLT ini disalurkan bertujuan untuk membantu masyarakat yang tergolong kurang mampu dan diharapkan bermanfaat untuk kebutuhan kehidupan keluarga.
"BLT disalurkan senilai Rp 300 ribu per Keluarga Penerima Manfaat bertujuan untuk membantu masyarakat dalam membiayai kebutuhan hidup," kata Kades Air Kulim, Syahril MR.
Ditambahkannya, Untuk Penyaluran Dana BLT kami dari Pemerintah Desa Air Kulim, Kecamatan Kecamatan Bathin Solapan pada Tahap 7 dan 8 Tahun 2022 ini menyalurkan sebanyak 148 orang.
"Penerima BLT ini keseluruhannya harus berdomisili di Desa Air Kulim Kecamatan Bathin Solapan dan kami membentuk Team khusus untuk mendatanya dengan teliti jangan ada didapatkan diluar dari Desa kita," terangnya.
Memang ditetapkan dengan Peraturan Kepala Desa namun harus tetap didiskusikan atau dimusyawarahkan bersama seluruh Perangkat dan Tokoh Masyarakat yang ada di Desa Air Kulim Kecamatan Bathin Solapan.
"Pendataan BLT Dana Desa juga harus mempertimbangkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Kementerian Sosial," pungkasnya.**

Berita Lainnya
Di Momen Perpisahan, AKP Anra Nosa Titip Program Magrib Mengaji dan Budaya Membaca Al-Qur'an
PBH PERADI Pekanbaru Soroti Mandeknya Sengketa Eks Karyawan RS Syafira, Desak Disnaker Bertindak Tegas
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
Polsek KSKP Dampingi Petani Perkuat Swasembada Pangan
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
PBH PERADI Minta Kapolda Riau Turun Tangan Usut Dugaan Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau
Polsek Sabak Auh Kawal Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Sungai Koto Kampar Hulu Diduga Tercemar, DLH Kampar Ambil Sampel Air: Hasil Lab Ditunggu 14 Hari