Pemkab Bengkalis Usulkan P3K Formasi Guru Ke Pemerintah Pusat
Nusaperdana.com,Bengkalis - Pemerintah Kabupaten Bengkalis usulkan data kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2022 untuk formasi guru kepada Pemerintah Pusat.
Usulan tersebut, disampaikan Bupati Bengkalis melalui Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bengkalis Djamaluddin, pada Rapat Koordinasi Penetapan Usulan Formasi PPPK Guru Tahun 2022, di Hotel Novotel Jakarta, Mangga Dua Square.
Pemerintah Kabupaten Bengkalis mendapatkan sebesar 1.987 yang mana dari jumlah tersebut sudah termasuk honorer yang lulus passing grade tahun 2021 sebanyak 678.
Dikatakan Kepala BKPP Bengkalis nama yang diusulkan tersebut adalah guru yang telah lolos mengikuti tahap seleksi yang telah dilaksanakan pada beberapa waktu lalu.
“Jadi perekrutan ini adalah upaya Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam pemetaan ASN di Indonesia. Dan yang kita usulkan juga sudah mencukupi syarat dan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
“Untuk informasi nama-nama yang lolos seleksi, nantinya akan segera diumumkan apabila sudah ada arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia,” lanjutnya.
Ikut mendampingi Kepala BKPP dalam rapat tersebut, Kepala Bidang Mutasi Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Bengkalis Helmi Afriadi, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkalis Ispandi.**

Berita Lainnya
Di Momen Perpisahan, AKP Anra Nosa Titip Program Magrib Mengaji dan Budaya Membaca Al-Qur'an
PBH PERADI Pekanbaru Soroti Mandeknya Sengketa Eks Karyawan RS Syafira, Desak Disnaker Bertindak Tegas
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
Polsek KSKP Dampingi Petani Perkuat Swasembada Pangan
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
PBH PERADI Minta Kapolda Riau Turun Tangan Usut Dugaan Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau
Polsek Sabak Auh Kawal Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Sungai Koto Kampar Hulu Diduga Tercemar, DLH Kampar Ambil Sampel Air: Hasil Lab Ditunggu 14 Hari