PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten
PLN Luncurkan Kampung Kompor Induksi di Duri Kabupaten Bengkalis
Nusaperdana.com,Duri - Dukung penggunaan Kompor Induksi ditengah masyarakat, Manager PLN UP3 Dumai resmikan “Kampung Kompor Induksi” melalui Program PLN Peduli dengan memberikan 50 kompor induksi dan 50 peralatan memasak di Perumahan Aquatic Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Kamis (23/12) siang.
Kampung ini diharapkan menjadi contoh kampung yang menggunakan kompor induksi secara penuh dalam aktifitas memasak yang dilakukan warganya.
Manager PLN UP3 Dumai, Hendra Manurung menjelaskan bahwa program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dijalankan saat ini berupa pembentukan kampung kompor induksi dengan jumlah rupiah yang dikucurkan sebesar 64 juta dengan tujuan untuk mendorong penggunaan kompor induksi di masyarakat.
“ini merupakan komitmen PLN dalam mendukung program Pemerintah untuk mengkonversi kompor gas LPG menjadi kompor berbasis listrik selain itu juga sebagai gerakan electrifiying lifestyle di kalangan masyarakat ataupun pelanggan PLN” ucap Hendra Manurung.
Ami yang merupakan Ibu Rumah Tangga dan warga Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau menyampaikan bahwa penggunaan kompor induksi lebih fleksibel, bersih dan ramah lingkungan.
“Di tempat kami yang telah menggunakan kompor induksi, ternyata lebih efisien dan membuat lebih produktif. Untuk yang 1300 Watt, dalam 1 jam cuma habis 1 kwh, biayanya cuma 1.444,7 rupiah, murah,” imbuh Ami.
Sementara itu Ketua Perumahan Aquatic, Elmar menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasinya atas Program PLN Peduli dalam mewujudkan Kampung Kompor Induksi di daerahnya.
“Terimakasih kepada PLN Unit Induk Wilayah Riau & Kepulauan Riau melalui program TJSL nya. dengan adanya kampung kompor induksi ini kami merasakan bahwa Program PLN Peduli memberikan dampak positif bagi kami dan dapat mendorong penggunaan kompor induksi secara masif dilingkungan kami, serta menjaga kelestarian lingkungan sekaligus masa depan generasi mendatang," pungkas Elmar.
Selain untuk mendorong energi bersih, konversi dari kompor gas ke kompor induksi dapat meningkatkan ketahanan energi nasional karena mengubah penggunaan energi berbasis impor menjadi energi berbasis lokal.**

Berita Lainnya
Wakil Bupati Kampar Buka Pawai Ta'aruf Akbar Sambut Ramadhan 1447 H di Salo
Awak Media Soroti Dugaan Galian Tanah Timbunan di Simpang Kubu, Surat Konfirmasi ke Polisi Tak Berbalas
Satpol PP Kampar Turun ke Lokasi, Kafe My Love di Tanjung Sawit Mendadak Tutup, Diduga Ada Kebocoran Informasi
Pemuda Kampar Kritik Kebijakan Pencabutan HGU, Pertanyakan Ketegasan Pemerintah terhadap Konflik Lahan Masyarakat
Polres Kampar Tahan Kades dan Mantan Sekdes Tarai Bangun atas Dugaan Pemalsuan Surat Tanah
Diduga Sediakan Pemandu Lagu dan Jual Miras, Kafe My Love di Tapung Disorot Warga
Disdikpora Kampar Atur Teknis KBM Selama Ramadan 2026, Sekolah Diminta Sesuaikan Pola Belajar
PWI Bengkalis Tuntaskan Keikutsertaan dalam Rangkaian HPN 2026 di Banten