Polisi Penuhi Permintaan Mediasi, Pertikaian Antar Anggota Keluarga Berakhir dengan Damai
Nusaperdana.com, Tana Toraja - Polsek Bonggakaradeng memenuhi permintaan mediasi atas kejadian pengancaman dan pengrusakan yang dilakukan oleh seorang pria berinisial LL terhadap saudara iparnya sendiri atas nama Marthen Tangnga, Senin (9/3/2020).
Sebelumnya, dilaporkan oleh personil Bonggakaradeng bahwa pada hari Minggu 9 Maret 2020 sekitar pukul 08.30 wita telah terjadi pengancaman dan pengrusakan yang dilakukan oleh LL terhadap Marthen Tangnga, yang diduga akar permasalahannya adalah kesalahpahaman, kejadiannya bertempat di Ratte Langda, Kelurahan Ratte Buttu, Kecamatan Bonggakaradeng, Tana Toraja.
Dan bertempat di Mako Polsek Bonggakaradeng, KA SPK Polsek Bonggakaradeng Aiptu Bahrun, Bripka Busram dan Bhabinkamtibmas Brigpol Fabrico Sulu melaksanakan giat mediasi kasus pengancaman dan pengrusakan yang dilakukan oleh saudara Lukas Lupa' terhadap saudara Marthen Tangnga.
Pada proses mediasi, personil Polsek Bonggakaradeng dan didampingi oleh kepala dusun dan keluarga pihak yang bermasalah menggali pokok permasalahan yang terjadi serta menawarkan solusi.
Menurut informasi yang diperoleh Kapolsek Bonggakaradeng Polres Tana Toraja Iptu Wellem Panggeso, proses mediasi berjalan dengan baik, kedua belah pihak dapat menyelesaikan masalahnya dengan cara kekeluargaan, karena pada dasarnya antara terduga LL dan Marthen Tangnga ini masih keluarga dekat, masih saudara ipar.
"Kami atas nama Polsek Bonggakaradeng bersyukur akhirnya kedua belah pihak berdamai, keduanya pun membuat surat pernyataan, serta menyatakan tidak akan melakukan perbuatan yang sama maupun perbuatan melanggar hukum lainnya," ungkap Iptu Wellem Panggeso.
"Atas berhasilnya anggota merukunkan kembali keluarga ini, saya Kapolsek Bonggakaradeng mengapresiasi kinerja dan respon dari personil yang segera melakukan langkah-langkah kepolisian mencegah berkembangnya persoalan ini, pertahankan kinerja ini," lanjutnya.
Giat mediasi yang dilakukan oleh personil Polsek Bongkar berakhir pukul 13.00 wita, hasilnya memuaskan kedua belah pihak. (Hms/Arie)

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan