Bupati Kasmarni Serahkan LKPD Unaudited 2024 Ke BPK Tepat Waktu
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Wali Kota Pekanbaru Gelar Open House, Eratkan Silaturahmi dengan Warga
Prilaku Hidup Sehat, Barru Menuju Kabupaten Bebas dari BABS

Nusaperdana.com, Barru Sulsel - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru tergolong paling aktif di Sulsel dalam mengampanyekan stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di semua kelurahan/desa.
Terbukti, pasca-menyosialisasikan pentingnya stop BABS, Pemkab Barru di bawah kepemimpinan Suardi Saleh, kini mulai melakukan deklarasi dan penyerahan sertifikat Open Defecation Free (ODF) dibeberapa kelurahan/desa.
Untuk Kamis (25/06/20) hari ini, Bupati Barru Suardi Saleh dan Ketua TP PKK Barru, Hasnah Syam menyerahkan sertifikat ODF di Kelurahan Tanete dan Desa Pao-pao secara terpisah. Warga di kelurahan ini dinilai sudah tak membuar air besar sembarangan.
Bupati Barru Suardi Saleh menuturkan, apa yang ditunjukkan pemerintah dan masyarakat di Kelurahan Tanete, patut diapresiasi. Sebab dengan kesadaran dan kerjasama yang ditunjukkan, sehingga kelurahan/desa ini dinyatakan Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari prilaku BABS.
“Semoga apa yang dicapai dan ditunjukkan selama ini dapat dipertahankan. Dan tentu ini bisa menjadi contoh bagi kelurahan/desa lainnya, terutama di Kecamatan Tanete Rilau,” kata Suardi Saleh di deklarasi dan penyerahan sertifikat.
Suardi Saleh menambahkan, pola hidup sehat harus menjadi identitas pemerintah dan warga. Olehnya itu, deklarasi seperti ini harus juga dilakukan kelurahan/desa lainnya. Pasalnya, salah satu indikator dalam prilaku hidup sehat, yakni tidak buang air besar sembarangan.
Sebelumnya, Suardi Saleh dan Hasnah Syam yang dikenal sangat serius dengan program ini, juga menghadiri deklarasi ODF dibeberapa tempat. Sehari sebelumnya di Desa Garessi. Sedangkan desa/kelurahan lain akan digilir sesuai hasil penilaian.
Sesuai data, sudah ada 17 desa/kelurahan yang dinyatakan ODF. Hanya saja deklarasinya sempat tertunda karena berada dalam pandemi Covid-19. Masing-masing, Garessi, Tanete, Paopao, Lipukasi, Lasitae, Lampoko, Balusu, Ajakkang, Siddo, Bojo,Nepo, dan desa/kelurahan se Tanete Riaja.
Berdasarkan pantauan di setiap kantor desa/kelurahan yang didatangi Suardi Saleh, eks kepala Bappeda Pinrang ini, tak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas capaian bebas dari prilaku BABS.
Sementara itu, Camat Tanete Rilau Akmaluddin, mengaku sangat bersyukur atas apa yang ditunjukkan sejumlah kelurahan/desa. Capaian ini tak lepas dari kerjasama semua komponen.
“Ini kerjasama dari semua komponen pemerintah dan masyarakat yang telah bahu membahu mensosialisasikan agar tak membuang air besar sembarang tempat,” pungkasnya. (Humas Diskominsta Barru/Amir)
Berita Lainnya
Silaturahmi Hangat: Gubernur dan Kapolda Riau Hadiri Open House Wali Kota Pekanbaru
Wali Kota dan Wawako Pekanbaru Shalat Idul Fitri Bersama Warga di Panam
Wali Kota Pekanbaru Gelar Open House, Eratkan Silaturahmi dengan Warga
Lepas Pawai Takbir, Bupati Kampar Mengajak Untuk Saling Memaafkan
Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Wako Pekanbaru Agung Nugroho Ajak Masyarakat Kolaborasi Bangun Kota
Diselenggarakan oleh Kapolda Riau, Bupati Bengkalis Ikuti Kegiatan Penanaman 10.000 Pohon
Jumat Berkah! Gaji THL Pemko Pekanbaru Cair Hari Ini, Wako Agung: Alhamdulillah, Silakan Cek Rekening
Sengketa Lahan H. Masrul, Kuasa Hukum : BPN segera laksanakan penetapan eksekusi Berdasarkan Putusan Pengadilan TUN Pekanbaru