Bupati Kampar Bungkam, Polemik Tapal Batas Desa Indra Sakti Kian Memanas
Puting Beliung hantam rumah warga Aliantan, 7 unit rusak parah
Satresnarkoba Polres Kampar Tangkap Dua Pelaku Narkoba di Pantai Cermin
Prilaku Hidup Sehat, Barru Menuju Kabupaten Bebas dari BABS
Nusaperdana.com, Barru Sulsel - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru tergolong paling aktif di Sulsel dalam mengampanyekan stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di semua kelurahan/desa.
Terbukti, pasca-menyosialisasikan pentingnya stop BABS, Pemkab Barru di bawah kepemimpinan Suardi Saleh, kini mulai melakukan deklarasi dan penyerahan sertifikat Open Defecation Free (ODF) dibeberapa kelurahan/desa.
Untuk Kamis (25/06/20) hari ini, Bupati Barru Suardi Saleh dan Ketua TP PKK Barru, Hasnah Syam menyerahkan sertifikat ODF di Kelurahan Tanete dan Desa Pao-pao secara terpisah. Warga di kelurahan ini dinilai sudah tak membuar air besar sembarangan.
Bupati Barru Suardi Saleh menuturkan, apa yang ditunjukkan pemerintah dan masyarakat di Kelurahan Tanete, patut diapresiasi. Sebab dengan kesadaran dan kerjasama yang ditunjukkan, sehingga kelurahan/desa ini dinyatakan Open Defecation Free (ODF) atau bebas dari prilaku BABS.
“Semoga apa yang dicapai dan ditunjukkan selama ini dapat dipertahankan. Dan tentu ini bisa menjadi contoh bagi kelurahan/desa lainnya, terutama di Kecamatan Tanete Rilau,” kata Suardi Saleh di deklarasi dan penyerahan sertifikat.
Suardi Saleh menambahkan, pola hidup sehat harus menjadi identitas pemerintah dan warga. Olehnya itu, deklarasi seperti ini harus juga dilakukan kelurahan/desa lainnya. Pasalnya, salah satu indikator dalam prilaku hidup sehat, yakni tidak buang air besar sembarangan.
Sebelumnya, Suardi Saleh dan Hasnah Syam yang dikenal sangat serius dengan program ini, juga menghadiri deklarasi ODF dibeberapa tempat. Sehari sebelumnya di Desa Garessi. Sedangkan desa/kelurahan lain akan digilir sesuai hasil penilaian.
Sesuai data, sudah ada 17 desa/kelurahan yang dinyatakan ODF. Hanya saja deklarasinya sempat tertunda karena berada dalam pandemi Covid-19. Masing-masing, Garessi, Tanete, Paopao, Lipukasi, Lasitae, Lampoko, Balusu, Ajakkang, Siddo, Bojo,Nepo, dan desa/kelurahan se Tanete Riaja.
Berdasarkan pantauan di setiap kantor desa/kelurahan yang didatangi Suardi Saleh, eks kepala Bappeda Pinrang ini, tak lupa menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas capaian bebas dari prilaku BABS.
Sementara itu, Camat Tanete Rilau Akmaluddin, mengaku sangat bersyukur atas apa yang ditunjukkan sejumlah kelurahan/desa. Capaian ini tak lepas dari kerjasama semua komponen.
“Ini kerjasama dari semua komponen pemerintah dan masyarakat yang telah bahu membahu mensosialisasikan agar tak membuang air besar sembarang tempat,” pungkasnya. (Humas Diskominsta Barru/Amir)

Berita Lainnya
Dorong Ekonomi Pesisir, Kapolda Riau Bantu Nelayan Meranti dengan 20 Mesin Ketinting
Bupati Inhil Buka Manasik Haji Terintegrasi, 481 CJH Ikuti Persiapan Haji 2026
DPRD Inhil dan Pemda Bahas Darurat Sampah Tembilahan, Sepakati Langkah Strategis
Wabup buka Musrenbang RKPD tahun 2027 Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Bungkam, Polemik Tapal Batas Desa Indra Sakti Kian Memanas
Kalapas Pasir Pengaraian pimpin Apel berikan arahan dan evaluasi Kedinasan Pegawai
Puting Beliung hantam rumah warga Aliantan, 7 unit rusak parah
DPO kasus kekerasan berat dan persetubuhan anak di bawah umur Berhasil ditangkap Polsek Tambut