Satu ABK Meregang Nyawa Terbakar dalam Kapal di Kateman
Nusaperdana.com, Inhil - Satu ABK Kapal atas nama Junaidi (42) meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran seunit Kapal Layar Motor Perintis Samudra di Pelabuhan Ali Mensong, Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Kateman, Inhil-Riau, Rabu (15/7/2020) sekira pukul 02.09 WIB.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, peristiwa itu pada saat beberapa rekannya sedang tidur di ruang kapten Kapal Layar Motor PERINTIS SAMUDRA dan korban sedang tidur di kamar bagian bawah ruang Kapten yang bersandar di Pelabuhan.
Karena merasa panas pada lantai ruangan tersebut, tiga rekannya langsung terbangun dan melihat api besar dari ruang mesin kapal dan langsung keluar dari dek kapal, sesampainya di luar, mereka menyadari bahwa korban masih berada di dalam dek kapal tepatnya di kamar tidur yang sudah terkepung api.
Kemudian mereka berteriak meminta pertolongan kepada ABK kapal yang bergandengan dengan Kapal PERINTIS SAMUDRA, setelah datang bantuan kemudian barulah beramai - ramai berusaha membuka papan dek bagian depan kapal tersebut untuk dapat masuk dan menyelamatkan korban yang masih berada di dalam kapal.
"Setelah papan dek dibuka ditemukan Junaidi sudah tidak bernyawa atau meninggal dalam keadaan tertelungkup dengan mengalami luka bakar hampir diseluruh tubuh," kata Kapolres Inhil AKBP Indra Duaman melalui Kasubbag Humas AKP Warno Akman.
Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit RAJA MUSA Sungai Guntung Kec. Kateman Kab. Inhil - Riau dengan di dampingi anggota unit Reskrim Polsek Kateman
Dugaan kebakaran, sementara berdasarkan keterangan saksi diduga Konsleting listrik dari mesin Ganset dan masih dalam penyelidikan kepolisian. Kerugian materil diperkirakan mencapai Rp 300 juta.

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan