SMPN 2 Rantetayo Tingkatkan Mutu Pendidikan Melalui Kelas Khusus dan Persiapan Edukasi RPP
Nusaperdana.com, Tana Toraja - SMP Negeri 2 Rantetayo membuka program kelas khusus yang diikuti oleh siswa-siswi khususnya kelas VIII.
Kepala UPT SMPN 2 Rantetayo Drs Joni Jungkir MM mengatakan, tujuan dari kelas khusus untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi mulai dari pendidikan, karakter dan kedisiplinan untuk mencapai peningkatan mutu pendidikan.
"Kelas khusus itu merupakan penambahan 1 jam pelajaran. Siswa kelas VIII yang masuk itu melalui tes dan yang masuk itu 30 siswa lebih. Kelas khusus baru berjalan di tahun ajaran 2019, rencana ke depannya semua kelas akan diikutsertakan," ungkap Joni, Rabu (19/2/2020) di ruang kerjanya.
Lanjutnya, Untuk menuju pencapaian sebuah prestasi khususnya di bidang akademik memang membutuhkan kedisiplinan dan kerja keras oleh semua komponen.
Tak hanya kelas khusus, kata Joni, Kini juga mempersiapkan pemahaman dari arahan Kemendikbud tentang penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang baru kepada dewan guru.
"Saya sudah sampaikan kepada pengawas waktu datang ke sekolah ini bahwa RPP itu betul-betul harus dipahami untuk apa RPP itu?. Kalau RPP itu dipahami secara total untuk mencapai suatu tujuan saya rasa mutu pendidikan akan meningkat," jelasnya.
Untuk memahami lebih dalam RPP ini, Joni bakal memberikan edukasi pada saat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) dilaksanakan.
"Jadi itu termasuk program saya nanti di tahun ajaran baru, bagaimana roh dari RPP ini betul-betul dipahami dan diimplementasikan," kuncinya. (Arie)

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan