SPPG Diduga Milik Anggota DPRD Kampar Disorot, Warga Keluhkan Menu MBG hingga Distribusi Terlambat
Nusaperdana.com, Kampar - Pelaksanaan program Makan Bergizi (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Sungai Tonang, Kecamatan Kampar, Kabupaten Kampar, menuai sorotan masyarakat. Dapur MBG yang disebut berkaitan dengan anggota DPRD Kampar, Anasril, dilaporkan menerima banyak keluhan dari penerima manfaat.
Sejumlah warga menilai kualitas menu MBG yang dibagikan diduga tidak sesuai dengan nilai anggaran Rp10.000 per porsi. Selain itu, keterlambatan distribusi makanan juga menjadi persoalan yang kerap terjadi.
Wakil Kepala Sekolah MTs Negeri 6 Kampar, Kairul Anwar, mengatakan pihak sekolah pernah menerima MBG dalam kondisi terlambat, bahkan saat siswa telah pulang.
“Pada bulan puasa kemarin makanan datang ketika anak-anak sudah pulang sekolah. Akhirnya dibagikan di jalan, sebagian siswa bahkan sudah sampai di rumah,” ujar Kairul Anwar kepada wartawan.
Ia juga mengungkapkan sebelumnya pernah ditemukan makanan berupa roti yang dinilai tidak layak konsumsi. Pihak sekolah berharap makanan yang diberikan benar-benar memenuhi standar gizi sebagaimana tujuan program pemerintah.
Keluhan serupa disampaikan seorang kader Posyandu di Sungai Tonang yang enggan disebutkan namanya. Menurutnya, para penerima MBG banyak mempertanyakan kualitas menu yang diterima.
“Banyak ibu-ibu penerima mengeluh karena menu dinilai tidak sesuai dengan nilai Rp10.000. Keluhan itu sudah kami sampaikan ke pihak dapur,” katanya.
Kepala Desa Sungai Tonang, Yeni Rahman, membenarkan adanya laporan masyarakat terkait pelaksanaan MBG di wilayahnya. Ia mengaku telah menyampaikan keluhan tersebut langsung kepada Anasril melalui sambungan telepon.
Namun, menurutnya, respons yang diterima justru bernada emosional.
“Saya menyampaikan komplain masyarakat, tapi dijawab dengan emosi dan saya diancam akan dilaporkan ke polisi jika dianggap mengganggu SPPG,” ujarnya.
Hingga berita ini ditulis, pihak pengelola SPPG maupun Anasril belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut. Warga berharap adanya evaluasi agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai tujuan peningkatan gizi masyarakat.

Berita Lainnya
Putra Kapolsek Pujud AKP Budi Winarko, Atmaja Adinata Pangestu Lulus Terpilih Jadi Taruna Akpol 2026
Hari Mangrove Sedunia 2026: Polsek Pelabuhan Tembilahan Turun ke Pesisir, Tanam Ratusan Harapan Hijau untuk Masa Depan
SDN 019 Sungai Beringin Sukses Wakili Riau ke Tingkat Nasional FLS3N 2026 Cabang Pantomim
Polsek Sabak Auh Cek Lahan Ketahanan Pangan, Siapkan Penanaman Jagung Pipil Program Asta Cita
Kapolres Indragiri Hilir Beri Kejutan Ulang Tahun ke-42 untuk Dandim 0314/Inhil, Perkuat Sinergitas TNI-Polri
Kapolsek Sabak Auh Sosialisasikan Green Policing, Cegah Bullying dan Tanam Bibit Pohon Bersama Siswa
Kembali di Tahun 2026,LBHK Markfen Justice Jalin Kerjasama Bantuan Hukum Dengan Polres Inhil
GOW Kab. Kampar Peringati HAN Tahun 2026, Dengan Gelar Berbagai Kegiatan Di UPT SDN 012 Langgini