Tak Terima Cinta Ditolak, Pria Ini Lempar Bom Molotov di Kost Si Cewek
Nusaperdana.com,Duri - Tak terima cinta ditolak, Pria berinisial RA (31) warga Pipa Air Bersih, Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan nekat mecoba membakar kost si cewek dengan Bom Molotov pada hari Jum'at dini hari (25/03) sekitar pukul 00.46 wib.
Akibat perbuatannya, RA karyawan swata itu, akhirnya ditangkap tim unit Reskrim Polsek Mandau pada hari yang sama sekitar pukul 16.30 wib, dan terpaksa harus mendekam di sel tahanan.
Kapolres Bengkalis melalui Kapolsek Mandau Kompol Indra Lukman Prabowo lewat press releasenya, Sabtu (26/03) mengatakan benar telah menangkap seorang pria berinisial RA diduga pelaku bom molotov tersebut.

Dijelaskan Kompol Indra Lukman penangkapan pelaku berdasarkan laporan warga, tim Opsnal Ponsek Mandau melakukan olah TKP dan serangkaian penyelidikan. Dan hasil penyelidikan diketahui diduga Pelaku bernama RA kemudian team melakukan penangkapan terhadap diduga tersangka di jalan Pipa Air Bersih, Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, pada saat sedang potong rambut selanjutnya mengamankan Barang Bukti.
"Menurut keterangan Pelaku melakukan pembakaran dikarenakan sakit hati akibat cintanya di tolak, dan pelaku dengan sengaja membuat molotov dari botol kaca marjan di isi minyak bensin dan di kasih sumbu untuk membakar rumah tempat si cewek cost," jelasnya.(Putra)

Berita Lainnya
Di Kelurahan Enok, BRIPKA Hendra Putra Pantau Tanaman Pekarangan Warga Demi Produktivitas Ekonomi
Bhabinkamtibmas Polsek Enok Aktif Dampingi Warga, Tanaman Pekarangan Tumbuh Subur dan Produktif
Polsek Tempuling Gelar Patroli KRYD, Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Wilayah Kecamatan Tempuling
Dari Makodim Inhil, Semangat Kepemimpinan dan Bela Negara Digaungkan
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Tempuling Lakukan Pengecekan Pembibitan Cabai di Lahan Petani
Dari Pengamanan ke Pertanian, Polsek Sungai Batang Aktif Dampingi Petani Tanam Jagung
Tak Hanya Jaga Keamanan, Polsek Enok Aktif Dampingi Warga Kelola Lahan Produktif
Sinergi Polsek Kateman dan Petani Tagaraja, Wujudkan Kemandirian Pangan Lokal