Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, Pemdes Makeruh Bantu 12 Ekor Sapi Ke Kelompok Ternak
Nusaperdana.com,Rupat – Pemerintah Desa Makeruh, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengakalis memberikan bantuan 12 ekor sapi kepada 12 kelompok ternak yang bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat setempat bukan hanya untuk anggota kelompok saja.
Kepala Desa (Kades) Makeruh, Dedy Sumantri berharap dengan adanya bantuan sapi kepada 12 kelompok dapat kondisi peternakan yang ada di Desa kita cintai ini agar lebih baik dan sejahtera.
"Untuk yang menerima bantuan dapat merawat dan memanfaatkan bantuan dengan sebaik-baiknya, agar produktifitas meningkat," ucap Dedy Sumantri Rabu (10/08) kepada team wartawan Publikasi Bermasa.
Dikatakan Dedi, bantuan 12 Ekor Sapi kepada kelompok Peternak yang ada di Desa Makeruh, Kecamatan Rupat ini sifatnya sebagai stimulus, serta rangsangan agar peternak dapat lebih mengembangkannya lagi.
"Kelompok penerima bantuan bisa memberdayakan masyarakat lain yang ada di Desa Makeruh dalam penyediaan pakan atau pengolahan kotoran sehingga berimbas pada naiknya perekonomian sekitar," ungkapnya.
Dengan adanya bantuan ini, ditambahkan Dedy kondisi Petani dan Peternak kita lebih baik lagi dan lebih sejahtera. Kami akan tetap berupaya agar bantuan dari tetap mengalir kepada kelompok lainnya.
"Bantuan 12 Ekor sapi ini kami anggarkan melalui Dana Desa (DD) Tahun 2022 dan semoga dapat bermanfaat bagi Kelompok Peternak penerima bantuan,"ujarnya.**

Berita Lainnya
Di Momen Perpisahan, AKP Anra Nosa Titip Program Magrib Mengaji dan Budaya Membaca Al-Qur'an
PBH PERADI Pekanbaru Soroti Mandeknya Sengketa Eks Karyawan RS Syafira, Desak Disnaker Bertindak Tegas
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
Polsek KSKP Dampingi Petani Perkuat Swasembada Pangan
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
PBH PERADI Minta Kapolda Riau Turun Tangan Usut Dugaan Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau
Polsek Sabak Auh Kawal Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Sungai Koto Kampar Hulu Diduga Tercemar, DLH Kampar Ambil Sampel Air: Hasil Lab Ditunggu 14 Hari