Tolak Pendirian Alfamart, Warga Syarif Kasim Pasang Baliho Penolakan
Nusaperdana.com,Bathin Solapan - Warga Jalan Sultan Syarif Kasim yang merupakan perbatasan Desa Tambusai Batang Dui dan Desa Simpang Padang Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis, Riau menolak dengan ada nya didirikan minimarket Alfamart di Jalan Sultan Syarif Kasim.
Penolakan pendirian minimarket tersebut bukan tak beralasan, selain dapat mematikan ekonomi pedagang kecil juga diduga penempatan para pekerja bukan berasal dari warga dan masyarakat tempatan.
Aksi demo penolakan pendirian Alfamart tersebut pada Rabu (23/3/2022) pagi menjelang siang. Selain berkumpul masyarakat gabungan Desa Tambusai Batang Dui dan Desa Simpang Padang Kecamatan Bathin Solapan juga memasang spanduk penolakan pendirian Alfamart.
Berikut isi spanduk penolakan yang dilaksanakan oleh masyarakat Desa Tambusai Batang Dui dan Desa Simpang Padang ;
SURAT MENOLAK KERAS
Assalamualaikum Warahmatullah Wabaraktuh
Salam sejahtera untuk kita semua. Sehubungan dengan adanya rencana pembangunan alfamart. Yang terletak di jalan Sultan Syarif Kasim Desa Simpang Padang Kecamatan Bathin Solapan Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau. Maka bersama ini kami bertanda tangan dibawa ini selaku warga dan UMKM (terlampir). Dengan ini menyatakan menolak atas dibangunnya/dibukanya minimarket alfamart. Dengan alasan sebagai berikut :
1. Dengan dibangunnya alfamart, maka kami merasa sebagai pedagang kecil/pemilik toko sekitar. Usaha kami yang sudah puluhan tahun berjalan akan mati/kurang pembeli.
2. Tidak adanya itikad baik dari alfamart untuk merekrut warga setempat.
3. Lokasi pembangunan alfamat merupakan wilatah desa. (Sebaiknya dibangun ditempat lain).
Itu lah bunyi spanduk penolakan yang dipasang oleh masyarakat tak jauh dari tempat pendirian minimarket alfamart.
Aksi penolakan pendirian minimarket alfamart tersebut juga diikuti oleh Tokoh Masyarakat, Tokoh pemuda, tokoh perempuan, Dewan Pemuda Kota Duri (DPKD), serta beberapa pedagang yang ada disekitaran bangunan minimarket alfamart.
"Kami selaku masyarakat menolak dengan pendirian minimarket alfamart tersebut. Karena dapat merugikan pedagang dan juga masyarakat sekitar. Jika sampai awal bulan tak juga digubris penolakan ini, maka akan kami laksanakan demo besar-besaran untuk penolakan tersebut, "ujar Muhamaad Efrizal selaku Sekretaris DPKD. **

Berita Lainnya
Emak-emak di Tapung Geruduk Warung Remang-remang, Desak APH Tutup Tempat Diduga Prostitusi
Program Studi Akuntansi FEB UNISI Raih Akreditasi Unggul, Dekan: Momentum Tingkatkan Mutu dan Daya Saing
Program Kapal Baca JALUR Hadir di Pesisir Inhil, Satpolairud Gandeng Mahasiswa KKN UNRI Tingkatkan Minat Baca Anak
Sentuh Warga Pesisir Inhil, Satpolairud Gandeng Mahasiswa KKN UNRI Bagikan Sembako Lewat Program JALUR
Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Batang Tuaka Diresmikan, Permudah Akses Warga Dusun Panglima
Program Studi Akuntansi FEB UNISI Raih Akreditasi Unggul, Dekan: Momentum Meningkatkan Mutu dan Daya Saing
Di Momen Perpisahan, AKP Anra Nosa Titip Program Magrib Mengaji dan Budaya Membaca Al-Qur'an
PBH PERADI Pekanbaru Soroti Mandeknya Sengketa Eks Karyawan RS Syafira, Desak Disnaker Bertindak Tegas