Usai Melontar Jumroh, Jemaah Haji Bengkalis Kembali Ke Pemondokan
Nusaperdana.com,Bengkalis - Setelah usai menyelesaikan melontar jumroh, para jemaah Haji asal Kabupaten Bengkalis yang tergabung dalam kloter 8 BTH, kembali ke pemondokan di Mekkah untuk melanjutkan tahapan rukun haji berikutnya.
“Alhamdulillah hari ini sekitar jam 09.00 WAS seluruh jemaah haji kloter 8 BTH sudah sampai di hotel,” ujar Ketua Rombongan 1 kloter 8 BTH, Heri Pratikno melalui whatsapp, Selasa (12/07).
Heri mengatakan, seluruh jemaah haji Kloter 8 BTH mengikuti Nafar Tsani sehingga melontar jumroh dilakukan hingga tanggal 13 Zulhijjah. Nafar Tsani merupakan istilah untuk proses melontar jumroh yang dilakukan hingga tanggal 13 Zulhijjah.
Selain istilah Nafar Tsani, ada pula Nafar Awal yaitu jemaah melontar jumlah hingga tanggal 12 Zulhijjah. Bagi yang memilih Nafar Awal, maka setelah melempar jumroh pada tanggal 12 Zulhijjah, mereka harus meninggalkan Mina sebelum maghrib dan kembali ke pemondokan.

Terkait dengan pelaksanaan tawaf ifadah, Heri mengatakan, sesuai instruksi dari pembimbing ibadah haji bahwa untuk tawaf ifadah direncanakan dilaksanakan besok pagi setelah sholat Subuh. Untuk diketahui, tawaf ifadah adalah wajib dilakukan agar perjalanan haji mereka sah. Praktik dari tawaf ini adalah dengan mengelilingi ka’abah sebanyak tujuh kali setelah melontar jumrah.
Kondisi cuaca yang panas terik ditambah dengan jarak antara tenda di Mina dengan Jamarat yang lumayan jauh dan harus ditempuh dengan berjalan kaki memang bisa membuat jemaah kelelahan dan sakit. Seperti disampaikan, oleh Heri Pratikno, beberapa hari lalu ada jemaah yang diinfus namun saat ini sudah berangsur pulih.
Kondisi cuaca yang panas diakui oleh salah seorang jemaah, Muhammad Said. Namun, Alhamdulillah, dirinya bisa menyelesaikan prosesi melontar jumroh dan saat ini sudah berada di Mekkah untuk melanjutkan tahapan rukun haji berikutnya.**

Berita Lainnya
Di Momen Perpisahan, AKP Anra Nosa Titip Program Magrib Mengaji dan Budaya Membaca Al-Qur'an
PBH PERADI Pekanbaru Soroti Mandeknya Sengketa Eks Karyawan RS Syafira, Desak Disnaker Bertindak Tegas
Panen Jagung Masuki Tahap Pascapanen, Polsek Sabak Auh Pastikan Proses hingga Penimbangan Berjalan Lancar
Polsek KSKP Dampingi Petani Perkuat Swasembada Pangan
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
PBH PERADI Minta Kapolda Riau Turun Tangan Usut Dugaan Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau
Polsek Sabak Auh Kawal Panen Jagung Pipil, Dukung Program Ketahanan Pangan Asta Cita
Sungai Koto Kampar Hulu Diduga Tercemar, DLH Kampar Ambil Sampel Air: Hasil Lab Ditunggu 14 Hari