Yuk Bersantai di Cafe Pondok Ladang
Nusaperdana.com, Inhil - Pandemi Covid-19 saat ini membuat masyarakat harus menahan diri dari keramaian dan lebih menghabiskan waktu di rumah bersama keluarga. Tempat berlibur dan bersantai dengan konsep alam serta jauh dari keramaian menjadi alternatif bersantai untuk sekedar merelaksasi pikiran dari pekerjaan.
Memilih tempat untuk bersantai di tengah pandemi sangat perlu diperhatikan guna mencegah kasus penularan Covid-19.
Kabar gembira bagi masyarakat Tembilahan, kini telah hadir sebuah cafe Pondok Ladang dengan nuansa alam di tengah persawahan.
Owner Cafe Pondok Ladang, Eva Rosalina mengatakan, Nama Pondok Ladang sendiri dihadirkan karena cafe Pondok Ladang berada di tengah hamparan sawah dilengkapi bangunan pondok terpisah yang cocok untuk bersantai.
"Sesuai dengan tempatnya yang berada di ladang, jadi cafe nya kita namakan Pondok Ladang," ujarnya saat dikonfirmasi, Kemarin.
Cafe dengan konsep alam ini sangat cocok menjadi pilihan di tengah minimnya ruang terbuka hijau di kota Tembilahan terlebih ia berada di area jogging track tanjung harapan. Cafe ini sangat unik dan artistik karena terbuat dari kayu.
Dia mengatakan, Indahnya pemandangan alam terbuka akan membuat pengunjung semakin betah untuk berlama-lama berada di cafe.
Untuk sementara, dikatakan Eva, Saat ini terdapat enam unit bangunan pondok dan beberapa tempat bersantai dengan desain berbeda yang berada di atas kolam ikan. Terdapat pula taman-taman bunga kecil di sekitar pondok.
"Rencananya, nanti akan kita tambah beberapa pondok lagi," kata dia.
Selain itu juga tersedia fasilitas bermain seperti perahu karet dan ayunan di bawah rimbunnya pohon kelapa. Juga terdapat beberapa spot untuk swafoto seperti jembatan cinta, lorong kenangan, dan hamparan padi.
Untuk pengunjung yang bersantai di Cafe yang beralamat di Jalan Tanjung Harapan ujung tepatnya di depan SMAN 2 Tembilahan ini, akan ditawarkan sajian menu yang beraneka. Cafe Pondok Ladang menyajikan makanan khas rumahan sebagai menu utama seperti ikan asin. Aneka seafood, dan camilan seperti empek-empek banjar, jagung bakar, salad dan lain-lain. (Rls)

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan