125 KK Desa Batang Kulim Terima BLT Tahap Tiga
Nusaperdana.com, Pelalawan - Sebanyak 125 kepala Keluarga (KK) warga penerima manfaat BLT Desa Batang Kulim Kecamatan Pangkalan Kuras kabupaten Pelalawan.
Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) di adakan Desa Batang Kulim tepatnya di gedung serba guna selasa 28-7-2020.
Kegiatan pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang anggaran nya bersumber dari Dana Desa DD. di hadiri oleh Bupati Kabupaten Pelalawan yakni HM Harris.
Turut hadir ketua DPRD Kabupaten Pelalawan Adi Sukemi ST.MM, besreta Anggota DPRD Kab Pelalawan yakni Abdul Muzakir, dan Baharuddin yang kesemuanya adalah dari Fraksi Golkar.
Turut hadir mendampingi Kadiskes M Asril M.kes, Kadis Plt PUPR MD.Rizal Kadisdukcapil Nifto Anin, DPMPD Magdalena, kepala Inspektorat M.Rasid. Camat Pangkalan Kuras Firdaus Wahidin, Kapolsek Pangkalan Kuras Kompol Ahmad, dan Kepala Desa Batang Kulim Edi Warman.
Bupati Kabupaten HM.Harris dalam kata sambutannya menyampaikan harapannya agar masyarakat menjaga kesehatan dan mengikuti aturan sesuai protokoler Dinas kesehatan.
Selain menjaga kesehatan dan jarak, kita di wajibkan untuk menggunakan masker ungkap Bupati dua priode ini.
Penyaluran BLT ini adalah tahap Dua dan Tiga sebesar Rp.1.200.000,-(satu Juta dua ratus ribu rupiah), saya berharap agar lebih di pergunakan ke hal-hal yang lebih penting. (Gom)

Berita Lainnya
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan
Bupati Inhil Herman Lepas 307 JCH Kloter 7 di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Bupati Inhil, Herman Buka MUSKAB VII PWRI Inhil, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan Inhil Hebat
DPRD Kampar Diminta Beri Penjelasan Soal Dana Hibah 2026, Ini Poin yang Dipertanyakan
Paripurna LKPj 2025 Rampung, DPRD Kampar Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Perbaikan Kinerja Pemda
Karaoke di Tapung Disorot, Izin Belum Tuntas Tapi Diduga Sudah Beroperasi