17 Ramadhan, Bupati Bengkalis Santuni 50 Anak Yatim dan 50 Dhuafa
Nusaperdana.com,Mandau - Di Hari 17 Ramadhan 1444 Hijriyah, Bupati Bengkalis Kasmarni beri santunan kepada 50 Anak Yatim dan 50 Kaum Dhuafa di halaman Kantor Camat Mandau, Sabtu (8/4/23) sore.
Selain pemberian santunan, orang nomor satu di Kabupaten Bengkalis ini juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengawas Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bengkalis.
"santunan yang diberikan merupakan kewajiban Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkalis untuk selalu peduli terhadap warganya, terutama kepada masyarakat kurang mampu yang berhak menerimanya," ucap Kasmarni usai menyerahkan santunan.
Bupati Bengkalis Kasmarni berharap, tali asih yang diberikan tersebut dapat meringankan dan memberi kebahagiaan kepada kaum dhuafa dan anak yatim saat menjalankan puasa Ramadhan.
“Kami berharap bantuan dan santunan yang kami berikan ini, bermanfaat bagi penerima, serta digunakan dengan sebaik-baiknya. Kemudian dapat membantu meringankan beban selama menjalankan ibadah puasa di bulan Suci Ramadhan pada tahun ini,” ujarnya.
Dikesempatan itu, Bupati Bengkalis Kasmarni turut silaturahmi bersama pengurus rumah ibadah Masjid/Musholla di Kecamatan Mandau.
Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Forkopimda, Plt Sekda Bengkalis Ersan Saputra, sejumlah Kepala Perangkat Daerah dan Camat.**

Berita Lainnya
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Cek Kesiapan Jagung Ketahanan Pangan Program Asta Cita
Dukung Swasembada Pangan, Personil KSKP Polres Inhil Berikan Penyuluhan Kiat Sukses ke Peternak ayam.
1.600 Agen BRILink dan 14 Kantor Unit Kerja Perkuat Layanan Keuangan di Kabupaten Inhil
Resmi Berkolaborasi, PW-IWO Provinsi Riau dan PBH Peradi Pekanbaru Siapkan Pendampingan Hukum Pro Bono
Sambut 1 Muharram 1448 Hijriah, PKS PT Permata Citra Rangau Berbagi Sembako Untuk Warga
KLH Respons Dugaan Pencemaran Hulu Sungai Kampar, Minta PUDAL Sumatera Tindak Lanjuti
Jelang Panen, Polsek Sabak Auh Pantau Tanaman Jagung Program Asta Cita di Lahan Ketahanan Pangan
Hulu Sungai Kampar Diduga Tercemar, DPRD Kampar Desak DLH Jangan Hanya Menunggu Laporan, Segera Turun ke Lapangan