Akibat Angin Kencang 11 Tiang PLN Desa Pulau Kecil Kecamatan Reteh Tumbang dan Menimpa Motor
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Sebanyak 11 Tiang listrik Tumbang di desa Pulau kecil Kecamatan Reteh di karnakan angin kencang.
Bobby Selaku manager PLN Kuala Enok juga membenarkan kejadian tersebut.
"Memang benar ada kejadian tiang yang tumbang", sebut Bobby Manager PLN Kuala enok saat di konfirmasi melalui Via WhatsApp.
Ia juga menambahkan saat ini tim PLN sedang persiapan penormalan sesegera mungkin, Untuk informasi berikutnya akan segera kita sampaikan jika sudah ada progress perbaikan di lapangan
"Info sementara ada 11 batang tiang akibat cuaca buruk dan angin kencang,
Nanti akan kita infokan kembali karena posisi saat ini juga masih perjalanan ke lokasi, untuk memastikan kondisi sebenarnya", sebutnya
Zakaria warga Pulau kecil juga mengatakan bahwa ada sebanyak 11 Tiang PLN yang tumbang.
"Salah satu tiang listrik yang tumbang sempat menimpa pengendara motor yang sedang melintas," Sebutnya (29/05/2020).
Selain itu, Zakaria menjelaskan bahwa kejadian tersebut sekitar pukul 15.00 WIB. Lokasi kejadian Tiang PLN Yang tumbang antara Parit 13 dan Parit 14 Desa Pulau Kecil.
"Saat Ini petugas PLN sedang melakukan evakuasi terhadap tiang-tiang PLN yang tumbang, Agar lalu lintas bisa berjalan kembali" Jelasnya.
Tambahnya, Zakaria menyebut bahwa pengendara motor yang sempat tertimpa tiang PLN tersebut sudah di efakuasi dan dilakukan perawatan.
"Pengendara motor tersebut sudah di evakuasi dan dilakukan perwatan. Dan kondisi motor pengendara mengalami kerusakan parah atas kejadian tersebut," sebutnya.
Sampai berita ini di terbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab tumbangnya tiang PLN tersebut. (Safar)

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan