Aliansi Mahasiswa Menuntut Keras Kejelasaan Akreditasi Kampus UKI ll
Nusaperdana.com, Tana Toraja - Aliansi mahasiswa menuntut keras kejelasaan akreditasi kampus UNIVERSITAS KRISTEN TORAJA ll (UKI) di mana Dua (2) Jurusan yaitu tenik sipil,dan tenik mesin tidak terakreditasi.
Dimana dua program studi tak lagi terakreditasi dari tahun 2020 Dan di susul program studi elekro sebelum terakreditasi " C " yang membuat semua mahasiswa meminta kejelasan ke pada pimpina Rektor UKI Toraja,
Jelasnya.
Akreditasi tersebut dapat di lihat pada data Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) yang tertera di website http:/banpt.or.id/.
Dalam penjelasan korlap dari perwakilan mahasiswa yang sudah beberapa kali di janjikan untuk bersabar untuk menunggu oleh Pimpinan UKI Toraja tentang akreditasi.
"Kami datang disini bukan untuk melakukan aksih demonstrasi secara kekerasan,melainkan kami datang untuk melakukan demontrasi secara baik-baik karena kami meminta ke jelasan kepada pimpinan uki toraja tentang Hak-hak kami sebegai
mahasiswa tenik sipil yang akreditasinya tidak ada lagi",Dengan suara lantang Orator Tenik sipil.
"Kami datang disini untuk membuktikan kepudilian kami sebagai mahasiswa teknik sipil yang sudah mentaati peraturan dan membayar uang kuliah tepat waktu, sekarang kami datang untuk menyuarakan hak kami yang tak jelas sampai sekarang," ungkap Joni.
Tak berselang lama Pimpinan (Rektor) UKI Toraja melakukan pertemuan antara perwakilan mahasiswa yang telah di pilih.
"Untuk memastikan data-data yang kami kirim ke BPD sudah lengkap dan melakukan Zoom meeting membahas akreditasi kalian tapi pada tanggal 9 juni 2021 melalui surat yang di kirim BAN-PT terjadi permasalahan antara jumlah mahasiswa 2019 dengan dosen tidak memenuhi kriteria ,maka dari itu saya melakukan penataan ulang bersama dosen-dosen yang lain agar memberikan yang terbaik,itu dari bulan sebelumnya dan sampai sekarang".ungkapnya pimpinan UKI Toraja
Di dalam kejadian tersebut Mahasiswa Tenik Sipil dan fakultas lain UKI Toraja meminta untuk melakukan perbaikan secepat-cepatnya agar akreditasi kembali dan Wisuda tetap berjalan di bulan akan mendatang. (Bara)

Berita Lainnya
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan
Bupati Inhil Herman Lepas 307 JCH Kloter 7 di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Bupati Inhil, Herman Buka MUSKAB VII PWRI Inhil, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan Inhil Hebat
DPRD Kampar Diminta Beri Penjelasan Soal Dana Hibah 2026, Ini Poin yang Dipertanyakan
Paripurna LKPj 2025 Rampung, DPRD Kampar Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Perbaikan Kinerja Pemda
Karaoke di Tapung Disorot, Izin Belum Tuntas Tapi Diduga Sudah Beroperasi