Ikuti Rakor Persiapan Alih Kelola Block Rokan di Gubernuran :
Bupati Kasmarni : Ini Kesempatan Terkait Tekhnis Pengelolaan dan Tenaga Kerja Lokal
Nusaperdana.com, Pekanbaru - Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan bahwa tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, khususnya dalam teknis pengelolaan Blok Rokan dan tenaga kerja lokal saat mengikuti Rapat Koordinasi dalam rangka persiapan alih kelola blok Rokan dari Perusahaan PT. Chevron ke PT Pertamina Hulu Rokan, di Balai Serindit Kompleks Gubernuran, Selasa (25/05).
Peralihan tersebut akan dilakukan pada tanggal 8/9 bulan Agustus mendatang, dan akan melibatkan setiap Kabupaten/Kota di Provinsi Riau dalam pengelolaannya.
Setelah peralihan tersebut, setiap pekerjaan yang telah dilaksanakan oleh PT. Chevron akan dikelola oleh PT. Pertamina Hulu Rokan, ibaratnya hanya seperti bertukar baju.
Segala pekerjaan yang telah dikerjakan, nantinya hanya akan disambung kontraknya oleh Pihak PT. Pertamina Hulu Rokan, artinya belum ada peralihan seratus persen baik dari program, pekerjaan, dan kemitraannya.
Kedepannya, dalam peningkatan pekerjaan tentu akan ada pengadaan yang akan dilakukan perusahaan, dan pihak PT. Pertamina Hulu Rokan akan terbuka terhadap Pemerintah Daerah, dan segala jumlah penghasilan akan langsung dibagi kepada Pemerintah Daerah.
Dalam arahannya, Gubernur Riau mengatakan dalam peralihan ini nantinya harus ada kejelasan dari aset-aset setelah peralihan tersebut nantinya.
"Selain itu, kami meminta kepada PT. Pertamina Hulu Rokan untuk terbuka kepada Pemerintah dalam hal apapun, baik dari tenaga kerja dan apapun yang ingin dibantu, Pemerintah siap untuk mengakomodirnya," ujar mantan Bupati Siak itu.

Dari segi Ketenagakerjaan, lanjut Gubernur, nantinya Pemerintah akan mempersiapkan sumber daya manusia yang ahli pada bidangnya.
"Kita juga telah bekerjasama dengan Kementerian Tenaga Kerja Pusat, jadi kami berharap kepada PT. Pertamina Hulu Rokan dan vendornya bisa terbuka soal tenaga kerja ini, karena kita harus memaksimalkan tenaga kerja yang ada di lokal ini," tuturnya.
Sementara itu, Bupati Bengkalis dihadapan Gubernur Riau mengatakan peralihan ini bukan baru pertama sekali. Menurut Kepala Daerah Bengkalis peralihan ini sudah sering dihadapi oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
"Dulu kita pernah peralihan dari Kaltex ke Chevron, nah sekarang dari Chevron ke Pertamina jadi ini sudah biasa bagi kita dan kita akan segera mengakomodir dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini, ," ujar Kasmarni.
Menurut Bupati Perempuan di Provinsi Riau itu, setiap daerah itu sanggup dalam pengelolaan migas ini.
"Insya Allah kita jika diberikan kesempatan pasti sanggup untuk mengelolanya, karena ini untuk memberikan sumbangsih pendapatan daerah, apalagi setiap daerah pastinya memiliki BUMD jadi tidak ada salahnya bagi Pemerintah Provinsi dan Perusahaan untuk memberikan kesempatan dan melibatkan daerah dalam pengelolaannya," ucapnya.
Selain itu, Orang Nomor Satu di Negeri Junjungan itu juga berharap kepada Pihak Perusahaan untuk meningkatkan kepedulian kepada masyarakat.
"Tidak hanya ke masyarakat, tapi terhadap lingkungan juga. Kalau bisa CSR perusahaan kepada daerah juga harus ditingkatkan demi mensejahterakan masyarakat pada setiap daerah," tuturnya.**

Berita Lainnya
HUT INI ke-118, Pengda INI Pekanbaru Gelar Pelatihan OSS dan KBLI 2025
Satres Narkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran Narkotika, Sita 5.707 Butir Ekstasi dan Sabu
Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Tembilahan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Cabai Rawit
Dinilai Konsisten Berantas Narkoba, Kapolres Inhil dan Kasat Res Narkoba Raih Penghargaan dari GRANAT
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Cek Perkembangan Tanaman Timun Warga di Inhil, Hasilnya Memuaskan
Hanya 81 Ribu dari 400 Ribu Warga Kampar Bekerja, Ikhsan Desak DPRD Panggil Seluruh Perusahaan
Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa