Calvyn Parapak Tondok Warning Toko yang Lambungkan Harga Disinfektan
Nusaperdana.com, Toraja Utara - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Toraja Utara Calvyn Parapak Tondok mewarning toko atau oknum yang memperjual belikan cairan atau bahan mengandung disinfektan dengan harga tinggi.
Hal itu diutarakan olehnya, setelah ditemui media, Senin (30/3/2020) disela-sela kegiatan penyemprotan disinfektan di kecamatan Kesu' Lembang Tadongkon, Kabupaten Toraja Utara, bersama dengan To Mangura Pabesenan (Pemuda Pabesenan).
"Pernah didapatkan dilapangan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sekitar wilayah Rantepao, ada oknum atau toko yang dengan sengaja memperjual belikan cairan disinfektan atau bahan yang mengandung disinfektan dengan harga tinggi, tentu kami mewarning tegas hal ini karena memanfaatkan situasi di tengah mewabahnya virus corona," kata Calvyn Parapak Tondok Politisi dari Fraksi Golkar.
"Harap dinas terkait memonitoring hal ini agar tidak ada lagi oknum atau toko yang memanfaatkan situasi demi maraup keuntungan dan perlu ditindaklanjuti oleh pemerintah agar distribusi disinfektan bisa lancar dan dapat dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat, harganya tetap terjangkau dihimbau kepada dinas terkait agar memonitoring hal ini agar tidak ada lagi oknum yang mempermainkan harga dari situasi saat ini," pungkasnya.*(Arie)

Berita Lainnya
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan
Bupati Inhil Herman Lepas 307 JCH Kloter 7 di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Bupati Inhil, Herman Buka MUSKAB VII PWRI Inhil, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan Inhil Hebat
DPRD Kampar Diminta Beri Penjelasan Soal Dana Hibah 2026, Ini Poin yang Dipertanyakan
Paripurna LKPj 2025 Rampung, DPRD Kampar Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Perbaikan Kinerja Pemda
Karaoke di Tapung Disorot, Izin Belum Tuntas Tapi Diduga Sudah Beroperasi