Polsek KSKP Dampingi Petani Perkuat Swasembada Pangan
BRI Dorong Literasi Keuangan Anak Melalui Produk BritAma Junio
Di Mediasi Pj. Bupati Herman, Konflik Warga Desa Batu Ampar Dengan PT. Bara Prima Pratama Akhirnya Berdamai
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Penjabat Bupati Indragiri Hilir H. Herman di dampingi Kapolres Inhil, Dandim 0314/Inhil dan OPD terkait turun langsung terkait konflik warga Desa Batu Ampar yang terdampak langsung akibat aktivitas Blasting perusahaan batu bara PT Bara Prima Pratama yang beroperasi di Kecamatan Kemuning, Inhil, Riau, Selasa, (27/02/2024).
Diketahui, PT Bara Prima Pratama site Selensen telah beroperasi sejak tahun 2010 dengan daerah operasional yaitu kawasan Desa Selensen itu sendiri dengan luas Wilayah Pinjam Pakai Kawasan Hutan untuk Operasi Produksi ± 500 Ha.
Konflik antara PT. BPP dengan warga bermula tejadi pada bulan Desember 2021 yang menyebabkan kerusakan parah rumah warga hingga warga memprotes aktivitas blasting yang berulang-ulang dilakukan oleh PT. BPP.
Pada bulan Oktober 2023 Pasca penolakan aktivitas pertambangan tersebut menghasilkan kesepakatan dengan masyarakat diantaranya; pihak perusahaan akan mengganti kerugian masyarakat akibat blasting dan juga melakukan pembuatan lobang pemutus hambatan getaran horizontal serta mengurangi daya ledakan blasting dengan melakukan penimbunan kembali bekas galian tambang di desa Batu Ampar kecamatan Kemuning.
Kesepakatan mediasi antara ke dua belah pihak pada hari ini Selasa 27 Februari 2024 yang di tandai dengan penandatangan berita acara antara PT BPP dengan masyarakat yang di saksikan langsung oleh Pj. Bupati Herman, Kapolres Inhil, Dandim 0314/Inhil, Camat Kemuning serta beberapa pihak lainnya.
Terkait hal tersebut, Penjabat Bupati Inhil H. Herman mengatakan bahwa pemicu persoalan antara masyarakat Desa Batu Ampar dengan perusahaan PT BPP ini karena tidak adanya komunikasi yang baik dengan masyarakat, maupun pemerintah daerah, “
“Alhamdulillah pada hari ini telah di temukan kata mufakat antara PT. BPP dan masyarakat yang terkena dampak langsung akibat aktivitas perusahaan, kita telah bertemu di aula kantor Desa Batu Ampar dalam rangka penyelesaian ataupun mediasi terkait konflik antara perusahaan PT BPP dengan masyarakat Desa Batu Ampar Kecamatan Kemuning,“

Berita Lainnya
Polsek KSKP Tembilahan Ajak Warga Pekan Arba Tanam Cabai Dukung Ketahanan Pangan
Polisi Antar 295 Kg Jagung Pipil Hasil Panen Ketahanan Pangan Sabak Auh ke Gudang Bulog
Polsek KSKP Tembilahan Ajak Warga Tanam Cabai Rawit, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Polsek Kateman Dampingi Warga Manfaatkan Pekarangan untuk Dukung Ketahanan Pangan
Emak-emak di Tapung Geruduk Warung Remang-remang, Desak APH Tutup Tempat Diduga Prostitusi
Program Studi Akuntansi FEB UNISI Raih Akreditasi Unggul, Dekan: Momentum Tingkatkan Mutu dan Daya Saing
Program Kapal Baca JALUR Hadir di Pesisir Inhil, Satpolairud Gandeng Mahasiswa KKN UNRI Tingkatkan Minat Baca Anak
Sentuh Warga Pesisir Inhil, Satpolairud Gandeng Mahasiswa KKN UNRI Bagikan Sembako Lewat Program JALUR