Dihantam Pasang, Pasar Ikan Terapung Tenggelam
Nusaperdana.com, Indragiri Hilir - Pasar Ikan terapung Tembilahan, tempat sehari-hari pedagang berjualan semakin tidak nyaman untuk beraktifitas. Kemarin Senin (21/9/2020) lokasi pasar terapung itu tenggelam karena air pasang yang dalam.
"Kondisi seperti ini sering terjadi, jika pasang dalam, lantai pasar terapung ini tenggelam oleh genangan air, sehingga tak ada lagi pengunjung yang datang," sebut Adi, salah seorang pedagang ikan di Pasar Terapung ini menjelaskan.

Menurut Adi, ia dan kawan-kawan sebenarnya sudah tidak enak lagi berjualan, tapi mau bagaimana lagi sampai sekarang pemerintah belum jua membeti izin untuk pindah ketempat yang baru.
"Ya kami ingin sekali pindah supaya berjualan jadi nyaman, kan tempat yang baru itu sudah selesai, kenapa tidak ditempati saja," sebut Adi.
Hal yang sama dibenarkan Sajidin SH, menurut mantan Anggota DPRD Inhil ini, seharusnya pemerintah cepat tanggap melihat kondisi sekarang. Dimana lapak pasar ikan terapung itu sudah tidak layak lagi untuk digunakan.
"Lihatlah, kalau pasang dalam beginilah kondisinya, siapa yang mau berbelanja kalau lantainya saja terendam air dan licin, ini kan sangat berbahaya bagi pengunjung dan jua para pedagang disana," sebut Sajidin SH sambil melihatkan kondisi pasar ikan saat itu.

Untuk itu Sajidin SH minta pemerintah segera memindahkan para pedagang pasar ikan ke tempat yang baru. Selain menjaga keselamatan pedagang dan pengunjung, juga untuk keindahan lingkungan, agar tidak terkesan sembraut dan kumuh.
"Mudah-mudahan bapak Bupati atau Dinas terkait mendengar apa yang menjadi aspirasi kami, sehingga mereka cepat bertindak," tutur Sahidin SH. (Rls)

Berita Lainnya
Perempuan Bangsa Kepri Gelar Pengobatan Massal di Tanjung Uma, Komitmen Hadir di Tengah Warga
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek KSKP Tembilahan Rawat Tanaman Jagung
Kejar Swasembada Pangan, Polisi Turun ke Kandang Sapi Inhil: Peternak Didorong Tingkatkan Produksi
Apel Gabungan Siaga Darurat Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026
Harga Kelapa Inhil Kian Melemah, Akademisi UNISI Bayu Fajar Susanto: Negara Harus Hadir Benahi Tata Niaga Petani
Profesi Advokat Diduga Dilecehkan Saat Jalankan Tugas, PERADI, TPPA, dan IKADIN Desak Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kepala UPT Samsat Bengkalis Datangi PWI, Sampaikan Permintaan Maaf atas Polemik Konfirmasi Wartawan
Hot spot di Kempas, Lahan Gambut 10 Hektare Berhasil Dikendalikan