DPRD Ajak TP PPK Kecamatan dan Desa Produksi Masker Kain
Nusaperdana.com, Bengkalis - DPRD Kabupaten Bengkalis melalui ketua Komisi I yang membidangi pemerintahan Zuhandi meminta kepada setiap TP PKK kecamatan dibantu oleh TP PKK desa dan kelurahan untuk secara massal memproduksi masker kain.
Hal ini menyikapi kondisi saat ini pemerintah telah mewajibkan masyarakat yang beraktifitas diluar untuk memakai masker akibat penyebaran Covid-19 di Indonesia yang hari ke hari semakin bertambah, baik yang dinyatakan positif maupun meninggal dunia.kata ketua komisi I Zulhadi, Jum'at (10/04/2020).
Melalui anggaran yang telah diberikan kepada setiap PKK per-Kecamatan tersebut, Zuhandi mengharapkan TP PKK cepat tanggap dalam menyikapi kondisi saat ini. Ia ingin TP PKK dapat membuktikan keberadaannya yang senantiasa hadir disaat masyarakat membutuhkan.
"Kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis, kami meminta agar menyurati setiap Kecamatan untuk menggunakan anggarannya memproduksi masker kain dan dapat dibagikan gratis kepada masyarakat," Tegas Zuhandi.
Seperti yang telah dilakukan oleh TPP PKK Kecamatan Mandau yang saat ini tengah memproduksi 6500 masker kain untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat Mandau.
"Langkah tersebut diharapkan dapat dicontoh oleh Kecamatan lainnya di Kabupaten Bengkalis dalam rangka melaksanakan program pemerintah menangani wabah Covid-19," terangnya. (putra/Humas DPRD)

Berita Lainnya
Bupati Inhil Herman Tekankan Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026 di Inhil
Bupati Inhil Lepas Keberangkatan Jamaah Haji Menuju Tanah Suci
Bupati Herman Atensi Pembangunan Pasar Yos Sudarso yang Sudah Terlihat Tua, Kumuh, dan Memprihatinkan
Bupati Inhil Herman Lepas 307 JCH Kloter 7 di Masjid Agung Al-Huda Tembilahan, Suasana Haru Iringi Keberangkatan
Bupati Inhil, Herman Buka MUSKAB VII PWRI Inhil, Tekankan Sinergi Pensiunan untuk Wujudkan Inhil Hebat
DPRD Kampar Diminta Beri Penjelasan Soal Dana Hibah 2026, Ini Poin yang Dipertanyakan
Paripurna LKPj 2025 Rampung, DPRD Kampar Tegaskan Komitmen Pengawasan dan Perbaikan Kinerja Pemda
Karaoke di Tapung Disorot, Izin Belum Tuntas Tapi Diduga Sudah Beroperasi