GMNI Tana Toraja Gelar Konfercab ke-II
Nusaperdana.com, Tana Toraja - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kabupaten Tana Toraja akan menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke II bertempat di Ruang Pola Kantor Bupati Tana Toraja, Sabtu (26/9).
Konfercab DPC GMNI Tana Toraja ini juga hadiri pengurus, alumni GMNI dan peserta dari tiga Komisariat yakni Komisariat IAKN Toraja, Komisariat UKI Toraja dan Komisariat Komisariat Stikes Lakipadada.
Ketua GMNI Tana Toraja, Riyanto Pratama, S.Kep menuturkan, ajang Konfercab bukan hanya tempat mencari ketua baru, tetapi lebih pada adu gagasan dan program untuk pengurus yang lebih baik.
"Konferensi cabang merupakan pengambilan keputusan tertinggi di tingkat cabang. Konfercab bukan hanya tempat mencari ketua baru tapi juga adu gagasan dan program demi kemajuan GMNI. Berkonfercablah sebagaimana mestinya, jika ada gagasan yang belum terakomodir janganlah itu menjadi pemecah belah kita di GMNI", ungkap Riyan.
Sementara itu, Ketua Panitia, Salman menuturkan bahwa semoga Konferensi cabang ini dapat berjalan dengan baik dan dapat menciptakan pemimpin yang revolusioner berdasarkan nilai-nilai pancasila.
"Dalam pelaksanaan KONFERENSI ini , sekira boleh menciptakan pemimpin yg revolusioner berdasarkan nilai-nilai Pancasila" imbuhnya. (caverius adi)

Berita Lainnya
Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Polsek KSKP Tembilahan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Budidaya Cabai Rawit
Dinilai Konsisten Berantas Narkoba, Kapolres Inhil dan Kasat Res Narkoba Raih Penghargaan dari GRANAT
Polsek Sabak Auh Gelar Turnamen Domino Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80
Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Cek Perkembangan Tanaman Timun Warga di Inhil, Hasilnya Memuaskan
Hanya 81 Ribu dari 400 Ribu Warga Kampar Bekerja, Ikhsan Desak DPRD Panggil Seluruh Perusahaan
Hasil 400 Kg Jagung, Polsek Tembilahan Hulu Perkuat Lumbung Pangan Desa
Polsek Sabak Auh Pantau Jagung Program Ketahanan Pangan, Panen Diperkirakan Sepekan Lagi
Ketua PW IWO Riau Ajak Media Nasional Kawal Sidang Gubernur Riau Nonaktif, Imbau Publik Tak Terprovokasi