Diduga Pungut SPP Rp26 Ribu per Bulan, SMP Negeri 4 Tapung Hulu Disorot
Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Oknum PNS dan P3K Paruh Waktu
Gubri Ajak Arab Saudi Inves di Riau
Nusaperdana.com, Jakarta -- Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), Drs H Helmi D MPd, mendampingi Gubernur Riau H Syamsuar berjumpa Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Essam bin Abed Al-Thaqafi.
Kedatangan pejabat Riau ini disambut hangat Essam bin Abed Al Thaqafi di Kantor Kedubes Arab Saudi, kawasan Kuningan, Jakarta, Rabu siang (02/03/2022).
Dubes Arab Saudi bahkan menyatakan keinginannya untuk segera berkunjung ke Riau dalam waktu dekat.
“Insya Allah, sebelum Ramadhan, minggu kedua atau ketiga Maret saya ke Riau bersama para investor,” ucap Dubes Essam berbahasa Arab.
Dalam pertemuan dengan Dubes Arab Saudi, Gubri Syamsuar mengatakan, sebagai provinsi yang kaya akan sumber daya alam (SDA) dengan penduduk yang mayoritas Islam, sangat terbuka peluang kerjasama dengan Arab.
“Riau ini sangat kaya akan SDA, mulai dari migas, sawit, karet, kelapa bahkan sagu terbesar di Indonesia. Kami berharap Pemerintah Arab Saudi juga berkenan menanamkan investasinya di Riau,” harap Syamsuar seraya menambahkan bahwa kertas untuk mushaf Al-Quran hingga tisu yang setiap hari digunakan adalah berasal dari Riau.
Syamsuar menjamin akan memberikan berbagai kemudahan bagi investor untuk berinvestasi di Riau. “Riau ini juga penghasil patin. Tidak kurang dari 20 ton per hari. Tentu lebih baik Arab Saudi mengambil patin langsung dari Riau daripada impor melalui Vietnam,” kata Syamsuar memberi contoh.
Sebagai provinsi yang mayoritas muslim, Syamsuar juga menyatakan komitmennya dalam mengajak masyarakat mencintai Al-Quran.
“Kita juga sedang membangun Quran Center di Riau. Ini nanti akan menjadi pusat bagi segala aktivitas generasi Riau pencinta dan penghafal Al-Quran,” ungkap Syamsuar dan disambut dengan ucapan apresiasi dari Dubes Arab.
Syamsuar juga mengajak Arab Saudi untuk berkenan membantu pengembangan Quran Center ini. Terutama untuk fasilitas penunjang. Seperti pendirian Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran (PTIQ).
Kami di Riau juga mengembangkan waqaf. Sudah banyak yang mewaqafkan tanah. Jadi kami juga berharap kiranya Arab Saudi berkenan membantu, misalnya dengan mendirikan PTIQ sebagai penunjang untuk Qur’an Center ini,” sebutnya.
Gubri sempat menyampaikan bahwa Wakil Presiden RI sudah menetapkan Riau sebagai kawasan ekonomi syari’ah. Dengan demikian, diharapkan akan muncul industri-industri halal.
“Kami sangat yakin Arab Saudi bisa membangun pabrik halal di Riau, karena di Riau juga tersedia bahan bakunya, seperti sawit, sagu, madu, patin dan lain-lain. Kami kira ini akan membuka lapangan kerja baru dan tentu saja saling menguntungkan,” sebut Syamsuar.
Pada kesempatan itu, Gubri juga menyebut banyaknya anak-anak Riau yang melanjutkan pendidikan di Timur-Tengah, khususnya Arab Saudi. “Kami juga berharap kiranya ada beasiswa dari Pemerintah Arab Saudi untuk membantu anak-anak kami ini, baik S1, S2 maupun untuk jenjang S3,” ujarnya.
Dubes Arab Saudi Assem menyatakan apresiasinya kepada Riau. Dengan berkunjung langsung ke Riau, ia berharap dapat melihat langsung berbagai potensi dan peluang bisnis yang ada.
“Nanti saat kami berkunjung ke Riau, kami juga akan membawa bantuan Al-Quran,” ucapnya, seraya juga berjanji akan membantu pengembangan Quran Center di Negeri Lancang Kuning.
Gubri hadir antara lain didampingi Kepala Dinas PMPTSP Helmi, Ketua BWI Riau Abdul Rasyid Suharto, Fasilitator Ustad Febri dan Kaban Penghubung Provinsi Riau Erisman Yahya.

Berita Lainnya
Amir Luthfi Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar
Plt Kadis PUPR Kampar Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kabupaten Kampar, Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
Dana BOS SMPN 4 Tapung Hulu Disorot, Warga Minta Kejari-Inspektorat Turun Tangan
Kapolres Kampar Apresiasi Brimob Renovasi Jembatan Gobah, Infrastruktur Vital Warga
Pemuda Kampar Ajak Masyarakat Pahami Risiko KSO PT Agrinas terhadap Program PPTKH–TORA
Polres Kampar Bergerak, Olah TKP Sengketa Lahan 50 Hektare di Desa Sei Kijang
Aula Stanum Mangkrak, Dana PI Rp6 Miliar Disorot, LPPNRI Kampar Desak Kejaksaan Tindaklanjuti Laporan
Didemo Dua Kali, Galian C di Sungai Jalau Tetap Beroperasi, LPPNRI Kampar: Negara Jangan Kalah oleh Pelanggar Hukum